Hujan dan Angin Ekstrim Terjang Bayat, Sejumlah Rumah Warga Rusak

  • 18 Feb 2026 17:37 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Hujan deras yang disertai angin kencang atau ekstrim melanda wilayah Kabupaten Klaten terutama wilayah Kecamatan Bayat dan sekitarnya, Selasa 17 Februari 2026, sore. Sejumlah desa mengalami dampak tersebut seperti banyak pohon tumbang dan rumah rusak di Desa Paseban, terjadi luapan banjir di Desa Dukuh, terjadi genangan di Desa Ngurangan dan tanggul jebol di Desa Dukuh

Kepala Desa Paseban Eko Trirahajo kepada RRI mengatakan dari dampak hujan dan angin kencang tersebut sejumlah pohon tumbang menutup akses jalan. Selain itu sedikitnya sembilan rumah mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang yang sebagian besar genting melingkap.

"Bencana yang kemarin terjadi angin puting beliung di Paseban yang terdampak ada sembilan rumah mayoritas bagian atap yang mosak-masik dan lainnya pohon tumbang," kata Eko Trirahajo kepada RRI, Rabu 18 Februari 2026.

Upaya penanganan lanjutan dilakukan oleh para relawan dan masyarakat termasuk BPBD Kabupaten Klaten.

Camat Bayat Rahmad Syakbani kepada RRI mengatakan benaca alam tersebut selain terjadi di Desa Paseban juga melanda sejumlah Desa lainnya seperti Desa Dukuh berupa banjir limpahkan dan juga Desa Ngerangan dengan ketinggian air 30 sampai 40 cm. Banjir yang terjadi berasal dari kawasan lereng Gunung Kidul yang masuk ke wilayah Bayat.

"Dampak banjir di Dukuh, di Pencil sudah surut cuman ini pembersihan yang di jalan itu kan lumpur banyak sekali ini proses pembersihan. Sedangkan di Ngerangan air sudah surat warga membersihkan rumahnya sendiri," katanya.

Penanganan lumpur banjir di Desa Dukuh tersebut dilakukan para relawan, masyarakat dan BPBD Klaten. BPBD Klaten mencatat dampak banjir juga terjadi di SMK Rota Bayat, terjadi genangan dengan ketinggian air kurang lebih 80 cm. Adam Sutanto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....