Disdag Surakarta Dorong Pemanfaatan SKA untuk Tingkatkan Daya Saing

  • 13 Feb 2026 12:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Perdagangan Kota Surakarta mendorong pelaku usaha memanfaatkan layanan Surat Keterangan Asal (SKA) guna meningkatkan daya saing produk ekspor. Optimalisasi dokumen tersebut dinilai mampu memperluas akses pasar internasional bagi pelaku usaha di Solo Raya.

Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Endang Kurnia Maharani, mengatakan SKA merupakan dokumen penting yang menyertai barang ekspor saat masuk ke negara tujuan. Dokumen ini berfungsi untuk mendapatkan keringanan atau pembebasan bea masuk sesuai ketentuan yang berlaku.

“Surat Keterangan Asal atau Certificate of Origin adalah dokumen yang menyertai barang ekspor Indonesia ketika masuk ke negara tujuan ekspor untuk mendapatkan keringanan atau pembebasan bea masuk,” kata Endang, Jumat, 13 Februari 2026.

Ia menjelaskan, SKA terbagi menjadi dua jenis, yakni preferensi dan non-preferensi. SKA preferensi dimanfaatkan untuk memperoleh fasilitas tarif, sedangkan non-preferensi berfungsi sebagai identitas asal barang dari Indonesia.

Menurut Endang, penggunaan SKA berdampak langsung pada harga jual produk di negara tujuan ekspor. Dengan tarif yang lebih ringan, produk Indonesia menjadi lebih kompetitif sehingga peluang repeat order semakin terbuka.

“Kalau nilai barang kita dilampiri SKA masuk ke negara tujuan ekspor, otomatis barang akan masuk dengan harga yang lebih murah sehingga daya saing meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, layanan SKA di Disdag Surakarta tidak hanya melayani pelaku usaha dari Kota Surakarta, tetapi juga wilayah Solo Raya. Proses pengajuan pun dilakukan secara elektronik melalui sistem registrasi, kemudian diverifikasi sebelum mendapatkan persetujuan.

Endang berharap para eksportir semakin aktif memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai strategi memperkuat posisi produk lokal di pasar global. Disdag Surakarta juga berkomitmen memberikan pendampingan agar proses administrasi berjalan mudah dan sesuai ketentuan. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....