Respati Minta Gekrafs Bisa Membantu Pelaku Usaha Solo
- 11 Feb 2026 17:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Solo, Respati Ardi menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) periode 2026-2029 dan peluncuran Project Solo Tourism Directory di Taman Balekambang pada Selasa, 10 Februari 2026.
Dalam kesempatan ini, Respati Ardi berpesan kepada pengurus DPC Gekrafs Solo yang baru dilantik untuk bisa mengadakan kegiatan yang berdampak pada kemajuan masyarakat Kota Bengawan.
"Kompak bergerak dan berdampak, jadi dampak harus diukur hasil dari kegiatan Gekrafs dan setiap projek harus bermanfaat bagi masyarakat Kota Solo," kata Respati Ardi.
Mantan Ketua HIPMI Solo ini menegaskan kehadiran pengurus DPC Gekrafs tidak menjadi pesaing pelaku ekraf, melainkan akan membantu dan bersahabat agar bisa sama-sama memiliki impact yang baik.
Gekrafs Solo dituntut juga bisa mengembangkan ekonomi kreatif melalui budaya-budaya yang ada di Kota Bengawan. Terutama terkait pariwisata, olahraga dan budaya yang memang menjadi motor penggerak sisi perekonomian kota.
Lebih lanjut, Respati menambahkan bahwa kehadiran Gekrafs Solo bisa menjadi ruang kolaborasi, inkubator ide serta jembatan antara pelaku kreatif, Pemerintah hingga masyarakat.
"Kehadiran Gekrafs kami pandang begitu strategis. Diharapkan dengan kehadiran Gekrafs juga bisa menjadi ruang kolaborasi, inkubator ide serta jembatan antara pelaku kreatif, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat," katanya menambahkan.
Sementara itu, Ketua Umum DPC Gekrafs Solo, Chairul Surya Ruhananto menjelaskan bahwa ke depan akan berfokus pada pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif yang bersinergi untuk masa depan ekonomi Indonesia.
"Gekrafs berfokus mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif yang saling bersinergi membantu Pemerintah, mendorong dan mendukung terwujudnya ekonomi kreatif sebagai masa depan ekonomi Indonesia," ucap Chairul Surya Ruhananto.
Ditambahkan Chairul bahwa subsektor yang akan dikembangkan, yakni seni digital, game, fashion, kriya, kuliner, film, musik dan desain. Dirinya mengatakan untuk Kota Solo yang memiliki unique selling point kuat dalam bidang seni dan budaya, tentu menjadi keunggulan yang tidak dimiliki kota lain.
Chairul Surya Ruhananto juga menegaskan akan bekerja keras untuk mengembangkan ekonomi kota Solo melalui bidang seni dan budaya yang menjadi keunggulan jika dibandingkan Kota lainnya.
"Seni budaya yang hidup dan modal sosial yang terpelihara menjadikan Solo memiliki keunggulan dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan nilai luhur Kota Solo akan menjadi pegangan kami untuk membangun ekonomi dengan berpijak pada sosial," ucapnya menambahkan. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....