PKK Jagalan, Solo Kelola Sampah Menjadi Cuan
- 30 Jan 2026 12:16 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta: Turut peduli terhadap persoalan sampah yang kini semakin meningkat jumlahnya sekelompok ibu ibu PKK di Keluarahan Jagalan Solo mengelola sampah menjadi bermanfaat juga bernilai ekonomi.
Melalui langkah 3 M yaitu Reuse, Reduce dan Recycle yang dilakukan terhadap sampah anorganik dan organik Bank sampah Karumi yang dikelola ibu ibu PKK ini dapat menjaga lingkungan dari tumpukan sampah juga dapat menambah nilai ekonomi.
Ketua Bank Sampah Karumi, Dian Aggraini kepada RRI mengatakan bank sampah yang diawali pengelolaannya dengan kegiatan PKK sejak 2023 hingga sekarang tetap eksis harapannya dengan bank sampah bisa menjadi filter pertama sehingga sampah sampah yang masuk ke TPA sudah sisa residu.
Dijelaskan sampah yang dikelola dari sampah anorganik dan organik baik sampah rumah tangga , sampah non rumah tangga di publik area. Dengan anggota Bank sampah di karumi sebanyak 30 orang berada dilingkup RW dapat memasok sampah .
"Setelah sampah dikumpulkan kemudian dipisah pisah oleh anggota .kemudian yang dapat dijual ditimbang dijual ke pengepul," katanya .
Sementara sampah yang tidak dapat dikelola seperti sampah plastik didaur ulang menjadi ekoĺprint atau bata yang ramah lingkungan namun kuat. Selain itu sampah anorganik yang tidak terjual ke pengepul bisa menjadi menjadi sovenir gantungan kunci, vas dan pot.
"Dikatakan hasil dari penjualan sampah kemudian dikumpulkan atau ditabung dan dibagikan dalam 3 bulan sekali. Untuk sampah organik diubah menjadi kompos baik bentuk cair maupun padat," katanya..
Jenis sampah yang paling brnilai itu besi, elektronik , tv , aki kering dan kardus, mulai dari Rp 1500 - Rp1700 per kilo gram, kertas juga Rp3000 - Rp3500 per kilo gram. Menurutunya prinsip mengelola sampah terutama untuk menjaga lingkungan sedangkan untuk nilai ekonomi merupakan susulan .
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....