Direnovasi, Rumah Warga Tanon Roboh Timpa 2 Tukang

  • 27 Jan 2026 10:51 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN: Nasib nahas dialami Rustam (66), rumahnya di Dukuh Kukun, Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Sragen roboh saat proses renovasi. Apesnya bangunan joglo limasan yang terbuat dari kayu jati itu menimpa dua pekerja atau tukang.

Informasi yang dihimpun, kejadian RT 03 Dukuh Kukun, Desa Bonagung Senin 27 Januari 2026. Robohnya bangunan tersebut sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Cuaca Extreme, Rumah Joglo di Sragen Roboh 

Robohnya rumah itu membawa korban, Karno Puspito (67) tukang yang sedang bekerja tertimpa hingga mengalami patah tulang paha kiri dan dilarikan ke rumah sakit. Sementara satu pekerja lainnya Siswanto juga mengalami kesakitan namun menolak dirujuk ke rumah sakit.

Baca juga: Bangunan Bersejarah Pendopo Mangkubumi di Sragen Roboh 

Informasi yang dihimpun, bangunan yang roboh tersebut sedang direnovasi. Namun, saat proses pengerjaan menyentuh tahap akhir, struktur bangunan diduga tidak kuat menahan beban hingga ambruk dan menimpa tukang yang bekerja.

Bangunan Limasan itu tinggal kayu tulangan dengan empat pilar. Di bagian atap tinggal rangka saja, karena sebagian besar genting sudah diturunkan. 

Bangunan itu rencananya mau ditinggikan dengan penambahan sloof beberapa centimeter. Diduga salah satu sloof tidak kuat menyangga rangka atap.

"Ini kan mau ditinggikan tiangnya kemudian nggak kuat mleyot. Kejadian jam 16.00, tidak ada angin tapi roboh sendiri. Saat saya ngusung (bawa) tanah urug tiba-tiba mleyot dan roboh," ucap Mulyani salah satu anggota keluarga pemilik rumah.

Menurut Mulyani kejadian itu menimpa dua tukang yang masih kerabatnya. Satu orang dilarikan ke RS Yaksi Gemolong. Sementara seorang lainnya perawatan di rumah.

"Pakde Karno dibawa ke rumah sakit Yaksi, kalau yang Pakde Siswanto tidak mau dibawa ke rumah sakit."

Ketua PMI Kabupaten Sragen, Utami Dewi Masithoh, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung menerjunkan tim setelah menerima laporan dari Tagana. 

"Kami segera berkoordinasi dengan relawan terdekat untuk melakukan asesmen. Fokus utama adalah evakuasi korban yang tertimpa material," ujarnya.

Beruntung, rumah hunian utama milik Rustam yang terletak tepat di sebelah bangunan roboh tersebut tidak ikut terdampak. Lima jiwa penghuni rumah dilaporkan dalam kondisi aman. . 

Karno yang dalam kondisi sadar namun merintih kesakitan akibat nyeri punggung dan cedera kaki, langsung dilarikan ke RS Yaksi Gemolong menggunakan ambulans NU Tanon. 

"Korban mengalami fraktur (patah tulang) paha kiri. Saat ini sudah dalam penanganan medis di rumah sakit," ucap Imas.

Selain menyebabkan satu korban luka berat, insiden ini menelan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 10 juta. Sejumlah unsur mulai dari BPBD, Polri, TNI, hingga relawan TRC Tanon turut terjun ke lokasi untuk membersihkan sisa reruntuhan. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....