Hujan-Angin Kencang, Rumah Joglo di Sragen Roboh, 18 Pohon Tumbang

  • 21 Des 2025 21:32 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Sragen: Hujan disertai angin kencang yang terjadi di Sragen, Minggu (21/12/2025) siang menyebabkan belasan pohon tumbang. Tak hanya itu hujan yang terjadi sekitar pukul 13.50 WIB itu merobohkan bangunan rumah joglo yang terbuat dari kayu jati.

Kejadian joglo roboh tepatnya di Dukuh Banyurip RT 11 Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan. Bangunan Joglo itu milik Suprawito, Warga Kampung Mekar Asri RT. 01/11, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen.

Kepala BPBD Sragen R. Triyono Putro mengatakan, kronologi kejadian bermula ada Minggu siang sekitar pukul 13.30 wilayah Sragen terjadi hujan disertai dengan angin kencang. Kondisi ini menyebabkan belasan pohon tumbang di beberapa wilayah.

Seperti di Kecamatan Sragen, Kecamatan Tanon, dan Kecamatan Sambungmacan. Wilayah terdampak cukup parah di Kecamatan Karangmalang. Pohon tumbang di Desa Saradan, Desa Puro, Jurang Jero maupun Kedung Waduk.

"Di Jalan Saradan Ndayu Park ada enam pohon tumbang, empat pohon jati dan dua pohon trembesi dengan perkiraan kerugian Rp. 2.500.000. Dampaknya akses jalan terganggu," kata Triyono Putro, Minggu.

Sementara itu di desa Jurangjero, kerusakan satu rumah hunian rusak ringan.

Sementara itu dampak hujan dan angin kencang di Banyurip RT. 11 bangunan Joglo berukuran 15 x 14 meter rusak berat. Rumah tersebut rata dengan tanah sehingga pemilik Suprawito mengalami kerugian ratusan juta.

"Rumah joglo yang roboh tidak dihuni oleh pemilik rumah, tetapi hanya digunakan waktu ada acara kumpul keluarga besar. Total kerugian akibat bencana ini mencapai Rp 910 juta."

Kapolsek Sambungmacan Iptu Warseno membenarkan peristiwa robohnya bangunan Joglo dampak hujan dan angin kencang. Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Telah terjadi rumah joglo roboh akibat bencana hujan deras disertai angin kencang. Setelah hujan reda Polsek Sambungmacan mendapatkan informasi bahwa ada rumah joglo dan batang pohon yang roboh akibat dari hujan lebat dengan disertai angin kencang. Kemudian anggota piket jaga dipimpin oleh Kapolsek Sambungmacan melaksanakan penyisiran wilayah untuk menindaklanjuti informasi dari masyarakat tersebut," katanya menjelang.

Kemudian Pihak Polsek Sambungmacan berkoordinasi dengan PLN Sragen, BPBD, dan relawan untuk penanganan bencana hidrometeorologi tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada menghadapi bencana hidrometeorologi. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....