Bengawan Solo Stabil, Kota Surakarta Tetap Siaga Banjir

  • 26 Jan 2026 15:32 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Ketinggian muka air Sungai Bengawan Solo di wilayah Kota Surakarta terpantau dalam kondisi stabil. Pemantauan rutin dilakukan untuk mengantisipasi potensi kenaikan debit air seiring perubahan cuaca.

Pantauan di Pos Jurug menunjukkan ketinggian air masih berada pada batas normal. Kondisi tersebut dinilai relatif aman. Namun demikian kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan.

Relawan Sungai Pos Pantauan Bengawan Solo Jurug, Bang Toyib, mengatakan ketinggian air sepanjang tahun ini cenderung stabil. Hingga saat ini, belum ada kenaikan signifikan yang membahayakan.

“Untuk tahun ini ketinggian air cenderung normal dan stabil. Saat ini terpantau sekitar tiga meter. Puncaknya kemarin hanya sampai siaga kuning, jadi belum ada kejadian yang membahayakan,” ujar Bang Toyib saat ditemui rri.co.id Senin, 26 Januari 2026 di Pos Pantauan Bengawan Solo-Jurug.

Ia menjelaskan, Pos Pantauan Jurug menjadi salah satu acuan bagi wilayah hilir. Jika terjadi kenaikan signifikan di Jurug, maka beberapa jam kemudian dapat berdampak ke wilayah lainnya.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Surakarta, Hananto, menyampaikan Kota Surakarta masih berada dalam status siaga banjir. Sejumlah langkah mitigasi terus dilakukan.

“Untuk mitigasi bencana banjir di Kota Solo sampai saat ini bagus. Ada pengerukan sedimentasi, bersih-bersih sungai, pengecekan early warning system, dan pelatihan bagi warga di sekitar bantaran sungai,” kata Hananto.

Masyarakat diimbau tetap waspada serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan relawan sungai. Kewaspadaan dinilai penting meskipun kondisi saat ini relatif stabil. (Ryan Assyidiqi/Wida)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....