Rumah Pensiunan ASN di Gemolong Terbakar, Kerugian Ratusan Juta
- 24 Jan 2026 13:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN: Kebakaran hebat menghanguskan dua rumah dan kandang ternak di Kecamatan Gemolong, Sragen Sabtu 24 Januari 2026 dinihari. Akibat peristiwa ini korban yang juga seorang pensiunan ASN mengalami kerugian ratusan juta, dan sejumlah ternak ikut mati terpanggang.
Informasi yang dihimpun, kejadian diketahui sekitar pukul 03.00 WIB. Korban Parno (61) warga Dukuh Sendang Sampir RT 08/03, Kelurahan Kwangen, Kecamatan Gemolong.
Baca Juga: Bus Rosalia Indah Terbakar di Tol Sragen
Kepala Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Sragen Catur Sarjanto mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran kandang dan dapur sekitar pukul 03.00 WIB, dan langsung menerjunkan Damkar dari Unit Gemolong. Namun akibat api yang semakin membesar dan sampai merembet ke rumah tinggal beberapa regu diturunkan untuk menjinakkan sijago merah.
"Kejadian kebakaran dua unit rumah dan satu unit rumah dapur yang diketahui sekitar pukul 03.00 WIB di Dukuh Sendang Sampir RT 08/03, Kelurahan. Kwangen. Kami menurunkan tiga regu Damkar Kecamatan Gemolong dan 15 orang Relawan Gemolong," katanya.
Baca juga: Usai Basmi Sarang Tawon, Rumah Warga Sragen Terbakar
Kapolsek Gemolong AKP Lian Prasetyo menyampaikan, kejadian sekitar pukul 03.00 WIB terbangun karena kaget telah mendengar suara letupan dari rumah bagian belakang. Karena curiga selanjutnya korban bergegas menuju ke arah sumber suara tersebut.
Sesampainya di rumah bagian belakang, korban telah melihat api sudah berkobar dan telah menjalar rumah limasan miliknya. Korban bergegas membangunkan keluarganya dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
"Tapi api sangat cepat menjalar membakar rumah limasan terbuat dari kayu jati dengan ukuran 8 X 12 meter sebanyak unit dan satu unit rumah dapur ukuran 6 X 4 meter yang terbuat dari kayu jati," ucap Kapolsek mewakili Kapolres AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.
Setelah dilakukan upaya pemadaman, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB dengan menggunakan sebelas unit mobil Pemadam Kebakaran. Hasil identifikasi kebakaran diduga dari hubungan arus pendek atau konsleting rumah di bagian belakang.
"Dari hasil pengecekan di TKP dan hasil pemeriksaan oleh unit identifikasi Polres Sragen, kebakaran bersumber dari konsleting listrik yang berasal dari rumah bagian belakang. Barang bukti satu batang kayu jati bekas terbakar sepanjang dan sebuah kabel listrik sepanjang 0,5 meter," kata Kapolsek menjelaskan.
Kapolsek menyampaikan dari peristiwa ini korban mengalami kerugian cukup besar mencapai Rp 300.000 juta. Selain rumah yang terbakar ada empat ekor sapi dan lima ekor kambing, uang tunai Rp 20.000.000,- empat buah sertifikat rumah termasuk SK PNS.
"Kalau kerugian jiwa nihil, kalau total kerugian materiil ditafsir kurang lebih Rp. 300.000.000,-." MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....