Ketahanan Pangan Dinilai Kunci MBG Berkualitas
- 23 Jan 2026 22:24 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Ketahanan pangan dinilai menjadi faktor utama dalam mewujudkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berkualitas dan berkelanjutan. Ketersediaan pangan yang aman, cukup, dan berkesinambungan menjadi penopang penting agar program tersebut dapat berjalan optimal.
Direktur Program Gita Pertiwi, Titik Eka Sasanti, mengatakan MBG dan ketahanan pangan merupakan satu sistem yang saling berkaitan. Menurutnya, jaminan suplai pangan harus diperhatikan sejak awal, baik dari sisi kualitas, keamanan, maupun kontinuitas.
“Kalau bicara MBG kaitannya dengan ketahanan pangan, itu satu sistem. Yang pertama jaminan suplai harus pasti, baik kualitas, keamanan, maupun kontinuitasnya. Tujuan MBG adalah memberikan makan bergizi demi kecerdasan anak menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya saat dihubungi RRI, Jumat, 23 Januari 2026.
Titik menjelaskan, selain memastikan ketersediaan pangan, menu MBG juga perlu disusun secara beragam dan seimbang. Hal tersebut penting agar anak-anak benar-benar memperoleh asupan gizi yang sesuai kebutuhan.
Gita Pertiwi sendiri merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pemerhati lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Lembaga ini aktif mendorong sistem pangan berkeadilan, ramah lingkungan, serta berbasis pada potensi lokal masyarakat.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menilai penguatan ketahanan pangan di wilayah perkotaan dapat dilakukan melalui pengembangan urban farming. Menurutnya, pemanfaatan lahan terbatas dapat membantu menjaga ketersediaan pangan di tingkat lokal.
“Ketahanan pangan di perkotaan bisa diperkuat melalui urban farming, dengan memanfaatkan lahan yang ada agar masyarakat ikut berperan menjaga ketersediaan pangan,” kata Astrid Widayani.
Pemerintah Kota Surakarta berharap penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat dapat mendukung kualitas pelaksanaan MBG. Dengan suplai pangan yang terjaga, program tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberi manfaat optimal bagi penerima. (Ryan Assyidiqi/ Wida)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....