Tebing Sungai Rawan Longsor, Warga Kadipiro Desak Pembangunan Talud
- 23 Jan 2026 22:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta: Warga RT 1/13 Kelurahan Kadipiro, Solo mendesak Pemkot Solo membangun talud di sepanjang Sungai Kecing di wilayah mereka. Usulan ini disampaikan lantaran potensi banjir dan longsor tebing sungai yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Warga mendesak pihak kelurahan memohon bantuan talud ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS).
Lurah Kadipiro, Arif Budiman membenarkan bahwa hujan lebat yang terjadi pada Selasa 20 Januari lalu membuat warga di Kampung Seruni RT 01 RW 13 itu was-was. Selain air masuk perkampungan, ada potensi longsor di talud sungai yang mengalir di wilayah mereka.
“Sempat meluap sampai ke jalan lingkungan, tetapi tidak sampai masuk rumah warga. Ini berbeda dengan yang kebanjiran sebelumnya, kalau dulu itu di Sumpingan,” kata dia, Kamis 22 Januari.
Lanjut Arif, pihaknya memohonkan bantuan talud ke sejumlah pihak seperti DPUPR Kota Surakarta maupun ke BBWSBS juga dilakukan guna meminimalkan potensi bencana hidrometeorologi yang ada di wilayah setempat.
“Imbauan jangka pendeknya meminta warga menyiapkan potensi banjir di wilayah. Tetapi untuk kedepan kami sedang siapkan draftnya soal permohonan bantuan pembuatan talud di Kali Kecing itu karena aliran sungai di sana tebingnya masih alami (tanah, Red) dan rawan longsor," ucap Lurah Kadipiro.
Tokoh masyarakat wilayah setempat, Herson Rikumau membenarkan bahwa sejumlah titik di wilayah Kelurahan Kadipiro merupakan wilayah rawan banjir karena dekat dengan aliran sungai. Kadipiro yang dialuri sejumlah sungai besar dan beberapa anak sungai memiliki potensi bencana banjir yang perlu jadi perhatian pemerintah karena sering terjadi luapan air sungai di wilayah setempat.
Pihaknya juga mendorong komunikasi intens dengan DPUPR dan BBWSBS untuk penanganan sedimentasi sungai dan upaya pembuatan talud di wilayah setempat.
"Untuk jangka pendek akan kami usulkan untuk kerja bakti membersihkan saluran air, sedimentasi sungai, dan pembuatan talud yang tentu akan kita koordinasikan ke depannya,” ujar anggota Komisi II DPRD Kota Surakarta itu. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....