Lelang Proyek Meterisasi PJU Solo Mundur, Ada Audit Probity
- 06 Jan 2026 09:01 WIB
- Surakarta
KBRN,Surakarta: Lelang atau tender proyek Meterisasi PJU (Penerangan Jalan Umum) Kota Solo mundur Januar. Sedianya lelang akan dilakukan Desember 2025, namun urung dilaksanakan lantaran ada audit probity dari Inspektorat untuk memastikan proses pengadaan barang jasa berlangsung benar dan sesuai aturan.
"Rencana awal kan dilelang Desember mendahului, tapi kemarin karena ada beberapa pertimbangan dari Inspektorat merekomendasikan audit probity dulu. Jadi semua berkas sebelum dilelangkan diaudit semua sama tim Inspektorat," ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo Taufiq Muhammad, Selasa (6/1/2026).
Baca juga: Proyek Meterisasi PJU Pemkot Tunggu Beauty Contest Perbankan
Disampaikan Taufiq, hasil audit ada beberapa catatan yang harus diperbaiki. Mnggu ini pihaknya melakukan perbaikan-perbaikan dan dipastikan harus selesai. Minggu depan sudah bisa dilakukan proses lelang.
"Jadi masalahnya cuma di situ (dokumen) yang lain aman-aman saja. Karena di karena proyek besar dan baru makanya biar lebih aman dilakukan audit dulu. Makanya kita agak mundur dikit gak papa tapi aman, harapannya semuanya betul-betul sesuai dengan rencana yang sudah kita rencanakan seperti itu," kata dia menjelaskan.
Dikatakan Taufiq, berdasarkan hasil audit lelang proyek ini dilakukan terpisah. Yakni lelang konstruksi tersendiri dan lelang pengadaan lampu penerangan juga terpisah.
"Yang pertama masang 1.062 meteran, 6.400 tiang sama gelaran kabel sepanjang 600 kilo. Itu kemarin pelaksanaannya. Nah nanti itu selesai baru kita pengadaan lampu LED-nya gitu loh, pagunya Rp 35 miliar (lelang konstruksi meterisasi)," katanya menjelaskan.
Berdasarkan penyusunan detail engineering design (DED) pekerjaan meterisasi itu berlangsung 8 bulan. Pihaknya menargetkan pertengahan Februari pekerjaan sudah mulai dikerjakan.
"Kalau DED-nya 8 bulan. Makanya kalau besok pertengahan Januari sudah maju lelang, satu bulan selesai pertengahan Februari Sudah mulai. SPK (surat perintah kerja). Semoga nanti lelangnya lancar mendapatkan vendor yang betul-betul profesional kompeten di situ 8 bulan Oktober sudah selesai," kata dia.
Disampaikan Taufiq bahwa vendor meterisasi ini tidak hanya melulu dalam proses konstruksi. Tetapi juga menghitung efisiensi melalui pemasangan meteran listrik selama 8 bulan.
"Nanti sambil jalan konstruksinya, efisiensi mutasi datanya juga berjalan. Harapannya kan begitu, misal sebulan dapat 200 meteran, jadi efisiensi sudah kelihatan di bulan berikutnya saat penghitungan pajak. Karena vendor atau pihak ketiganya nanti tugasnya tidak hanya membangun meteran, tapi juga target efisiensi pajak."
Sebelumnya Wali Kota Respati Ardi mengatakan, meterisasi PJU akan segera dilakukan dalam waktu dekat pasca pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2/2020 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Layanan Penerangan Jalan Umum pada 24 Desember 2025 lalu.
Pihaknya pun optimis dengan seluruh PJU termeterisasi Pemkot Solo dapat melakukan penghematan serta penguatan di berbagai pos pembiayaan untuk memaksimalkan program-program prioritas yang sudah disepakati bersama oleh pemerintah dan DPRD Kota Surakarta.
“PJU ini memang benar-benar dibutuhkan karena penghematan fiskal kita untuk listrik sampai 46 persen. Bisa (langsung bisa dieksekusi) awal tahun ini,” ujar Wali Kota. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....