Hari Guru, PGRI Karanganyar Soroti Nasib Guru Honorer
- 25 Nov 2025 18:06 WIB
- Surakarta
KBRN, Karanganyar: Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karanganyar menyoroti nasib dan kesejahteraan guru honorer di wilayah Karanganyar. Isu ini menjadi fokus utama PGRI Karanganyar dalam masa peringatan Hari Guru Nasional.
Ketua PGRI Karanganyar, Sri Wiyanto, mengungkapkan pengurus PGRI telah bergerak cepat menyikapi wacana yang sempat muncul mengenai perumahan sejumlah tenaga honorer, khususnya mereka yang telah mengabdi selama kurang lebih dua tahun.
“Kami langsung menghadap ke Ketua DPRD, Bapak Bagus Selo, untuk menyampaikan permohonan agar wacana perumahan teman-teman yang sudah mengabdi ini dapat ditinjau ulang,” kata Wiyanto.
Menurut Wiyanto, masukan dari PGRI tersebut telah ditindaklanjuti dan disampaikan kepada Bupati, dan terdapat indikasi kuat bahwa wacana perumahan tersebut akan dibatalkan. Ia mengapresiasi respons positif dari pihak legislatif.
“Kelihatannya itu nanti ditarik kembali. Kami berharap agar teman-teman honorer dapat kembali menjalankan tugasnya,” katanya.
Wiyanto mengatakan, peran guru honorer, terutama di tingkat Sekolah Dasar (SD), masih sangat vital dan dibutuhkan. Ia menekankan kekosongan satu posisi guru, khususnya di kelas awal, akan sangat mengganggu proses belajar mengajar.
Namun, di balik dedikasi tersebut, terdapat kondisi kesejahteraan yang jauh dari ideal. Wiyanto mengungkapkan gaji yang diterima guru honorer masih sangat rendah, Ia menekankan perlunya peningkatan kesejahteraan bagi para guru honorer di Karanganyar.
“Kadang-kadang gajinya variatif, ada yang Rp150 ribu, Rp200 ribu, bahkan yang terendah ada yang hanya Rp50 ribu per bulan. Sumbernya pun kadang-kadang terpaksa diambil dari toleransi teman-teman guru yang sudah bersertifikasi,” katanya.
PGRI Karanganyar mencatat, jumlah guru honorer yang terdata mencapai lebih dari 300 orang. Organisasi ini menaruh harapan besar agar terdapat perbaikan dan perhatian serius dari pemerintah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat, demi menjamin kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....