Ringankan Beban Warga jelang Lebaran, Pemkab Sragen Salurkan 10.000 Paket Sembako
- 08 Mar 2026 23:24 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu menjelang Hari Raya IdulFitri. Sebanyak 10.000 paket sembako disalurkan selama Ramadan untuk membantu meringankan beban ekonomi warga di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa.
Acara simbolis pembagian bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen pada Jumat 6 Maret pagi. Sejak pagi buta, ratusan warga yang telah memiliki kupon tampak mengantre dengan tertib untuk menerima bantuan tali asih tersebut.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan pemerintah daerah. Ia memahami bahwa saat memasuki bulan suci Ramadan hingga menjelang IdulFitri, harga kebutuhan pokok cenderung mengalami fluktuasi dan kebutuhan konsumsi masyarakat meningkat.
"Kita berada dalam bulan Ramadan dan kebutuhan masyarakat itu cenderung meningkat, apalagi nanti menjelang Idul Fitri. Pembagian sembako ini bagian dari upaya meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok," ujar Bupati Sigit di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa bantuan ini juga merupakan bentuk ungkapan cinta kasih dan terima kasih pemerintah kepada warga yang selama ini telah bersama-sama membangun (nyengkuyung) Kabupaten Sragen.
Bupati menegaskan bahwa bantuan ini diprioritaskan bagi masyarakat kecil yang bekerja di sektor informal dan jasa. Target utamanya adalah mereka yang memiliki penghasilan tidak tetap atau masuk dalam kategori kurang mampu.
"Secara umum diprioritaskan kepada masyarakat tidak mampu, mulai dari tukang becak, petugas parkir, kuli panggul pasar, PKL kecil, hingga petugas kebersihan di seluruh wilayah Kabupaten Sragen," ujarnya.
Setiap paket sembako yang dibagikan berisi enam jenis bahan pokok utama yang sangat dibutuhkan sehari-hari, yaitu; Beras, Gula pasir, Minyak goreng, Mie instan, teh, Kecap,
Meskipun jumlahnya mencapai 10.000 paket, Bupati mengakui bahwa jumlah tersebut masih terbatas jika dibandingkan dengan total penduduk yang membutuhkan. Namun, ia berharap bantuan ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung.
Keberhasilan penyaluran bantuan ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Bupati mengungkapkan bahwa dana untuk paket sembako ini berasal dari gotong royong berbagai instansi seperti BUMD Kabupaten Sragen, Bank Jateng, Baznas, Matra, serta donasi dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sragen yang dikumpulkan setiap bulan Ramadan.
"Sebagian besar didistribusikan langsung ke 20 kecamatan di desa-desa agar lebih dekat dengan masyarakat. Mohon jangan dilihat dari besar atau harganya, tapi lihatlah ini sebagai keikhlasan dan rasa cinta kami kepada masyarakat kecil di Sragen," kata Sigit.
Menutup keterangannya, Bupati Sigit juga memberikan pesan khusus kepada warga Sragen yang sedang menjalankan ibadah puasa. Mengingat saat ini masih dalam musim penghujan, ia menghimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan tetap waspada saat berkendara.
"Selamat menjalankan ibadah Ramadan, semoga lancar. Saya ingatkan juga karena musim hujan, tetap jaga kesehatan dan hati-hati di jalan. Waspadai pohon tumbang, jalan licin, dan berlubang. Utamakan keselamatan dan keluarga," katanya. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....