Cara Bedakan Kurma Alami dan Bergula
- 25 Feb 2026 23:02 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Kurma menjadi salah satu buah favorit saat Ramadan karena rasanya manis dan kaya energi. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa sebagian kurma di pasaran telah dilapisi atau ditambahkan gula.
Mengutip dari akun Instagram @bobbyida, penambahan gula biasanya bertujuan untuk memperkuat rasa manis sekaligus membuat tampilan kurma lebih mengilap. Selain terlihat lebih segar dan moist, lapisan gula juga membantu memperpanjang daya simpan.
Langkah pertama sebelum membeli adalah memeriksa label komposisi pada kemasan. Hindari produk yang mencantumkan glucose syrup atau sirup glukosa, karena itu menandakan adanya tambahan gula.
| Baca juga: Pergeseran Makna Ngabuburit bagi Generasi Z |
Masalahnya, tidak semua kurma memiliki keterangan komposisi yang jelas. Dalam kondisi seperti ini, konsumen perlu lebih jeli memperhatikan tampilan fisiknya.
Kurma yang terlalu shiny atau mengilap patut dicurigai telah dilapisi gula. Sebaliknya, kurma alami cenderung tampak lebih doff dan sedikit kering di bagian luar.
Tekstur juga bisa menjadi petunjuk penting. Jika kurma terasa terlalu lengket saat dipegang, kemungkinan besar terdapat tambahan gula pada permukaannya.
Dari segi rasa, kurma asli memang manis secara alami. Namun, bila rasa manisnya terasa berlebihan hingga ke bagian kulit luar, itu bisa menjadi indikator adanya lapisan gula tambahan.
Memilih kurma alami membantu menjaga asupan gula tetap terkendali selama berpuasa. Karena itu, pastikan untuk selalu membaca label, menghindari produk yang terlalu mengilap dan lengket, serta membagikan informasi ini kepada keluarga agar lebih bijak memilih kurma.
(Ridho Wicaksono)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....