Puasa Tapi Tidak Salat. Begini Hukumnya!

  • 29 Mar 2025 15:39 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Berpuasa di Bulan Ramadan tetapi tidak menjalankan Salat lima waktu adalah tindakan yang sangat tidak dianjurkan dalam Islam. Puasa dan shalat adalah dua kewajiban utama yang harus dijalankan oleh seorang Muslim.

Meskipun puasa tetap sah secara syariat, namun meninggalkan salat adalah dosa besar dan dapat mengurangi pahala puasa. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Achmad Choerudin, ST, SE, MM (C.SQ, C.AQ), Ketua Yayasan An Nuur Griyan Baru.

Menurut Ustadz yang sehari-hari juga berprofesi sebagai dosen di salah satu kampus di Kota Bengawan tersebut, salat adalah tiang agama yang wajib dilaksanakan. Sedangkan puasa adalah rukun Islam yang juga harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan ibadah. Artinya, keduanya adalah perkara wajib yang tidak boleh ditinggalkan bagi Umat Islam.

Ustadz Achmad menyebutkan beberapa dalil yang mendukung hal tersebut diantaranya adalah Hadist Riwayat Tirmidzi. Dalam Hadist tersebut, Rasulullah SAW bersabda, "Perjanjian antara kita dengan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barang siapa yang meninggalkan salat, maka dia telah kafir". Hadist tersebut mengajarkan kita agar tidak meninggalkan ibadah salat (lima waktu).

Ustadz Achmad juga menyebutkan dalil dalam Al-Qur'an yang menjelaskan kewajiban untuk terpenuhinya ibadah salat (lima waktu) dan puasa di Bulan Ramadan, yaitu dalam QS. An-Nisa ayat 103 yang berbunyi: "Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya bagi orang-orang yang beriman."

Hal tersebut menunjukkan bahwa tidak ada alasan untuk seorang Muslim untuk meninggalkan salat lima waktu kecuali adanya udzur syar'i (halangan yang membuat seseorang dibolehkan untuk tidak melaksanakan kewajiban yang seharusnya dilakukan).

Maka, sudah jelas pula ketika seorang Muslim berpuasa di Bulan Ramadan, namun tidak mengerjakan salat (lima waktu), maka puasanya tetap sah dari segi hukum puasa, namun orang tersebut sangat berdosa karena meninggalkan kewajiban salat yang lebih utama. Ustadz Achmad mengatakan bahwa sebaiknya seorang Muslim harus menjaga keduanya, baik itu puasa wajib di Bulan Ramadan dan salat lima waktu agar mendapatkan keberkahan dan pahala maksimal. (Dinar Rusydiana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....