Unik, Wilayah Ini Puasa Ramadan Hanya Satu Jam Saja
- 05 Mar 2025 16:32 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga saja tetapi juga menahan hawa nafsu sejak terbit fajar sampai terbenam matahari. Jangka waktunya juga berbeda-beda di setiap wilayah, namun ada satu wilayah yang sangat unik karena hanya menjalankan puasa selama 1 jam saja, yakni di Murmansk yang ada di negara Rusia.
Dikutip dari akun instagram @folkative, Murmansk adalah wilayah di Rusia yang dekat dengan kutub utara. Kota yang terletak di lingkar Arktik ini dikenal dengan fenomena "matahari tengah malam" di musim panas dimana matahari tidak tenggelam sama sekali dan "malam kutub" dimana matahari tidak terbit sama sekali selama musim dingin. Akibatnya, durasi siang dan malam sangat ekstrem, memengaruhi waktu ibadah, termasuk puasa.
Saat musim dingin tiba, matahari hampir tidak muncul di Murmansk, sehingga waktu siang sangat singkat, bahkan hanya berlangsung sekitar satu jam saja. Bagi umat Muslim, fenomena ini berakibar pada durasi puasa mereka yang juga sangat singkat, hanya sekitar satu jam.
Hal ini juga yang dialami oleh seorang profesional traveler bersertifikat asal Indonesia yaitu Lalu Satria Malaca. Dikutip dari unggahan instagram @folkative, dalam keterangan videonya Lalu Satria Malaca memuat komentar "ini sudah maghrib ya, ini baru jam dua belasan. Hari ini saya puasa, tapi bukan pamer puasanya, tapi hari ini saya puasa cuma satu jam. Satu jam yang lalu saya makan sahur, ini satu jam kemudian saya sudah berbuka,"
Puasa yang hanya satu jam ini menimbulkan berbagai reaksi netizen di kolom komentar. Netizen dengan akun @yaswardhani_ berkomentar "2 bulan gak bolong bisa aku,". Tetapi netizen lain dengan akun @aulia.rhmd berkomentar, "Allah Maha adil. Ia tahu disana iklimnya ekstrem, gampang hipotermia dan dehidrasi. Makanya ia menetapkan puasa itu berbuka pas maghrib, tidak berdasarkan jumlah jam tertentu," . Ini menandakan walaupun waktu puasanya sebentar tetapi puasa disana tidaklah semudah yang dikira karena faktor cuaca.
(Yogi Tripriyanto/Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....