Waspadai Gangguan Kamtibmas, Polres Sragen Larang Mercon Daya Ledak Tinggi

  • 01 Mar 2026 20:42 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Polres Sragen mewaspadai peredaran mercon dengan daya ledak atau intensitas tinggi. Satgas Khusus telah dibentuk untuk mencegah distribusi bahan peledak ilegal.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menyoroti peredaran petasan berdaya ledak tinggi. Menurutnya Satgas Khusus telah dibentuk untuk mencegah distribusi bahan peledak ilegal seperti mercon.

"Ada beberapa korban itu alhamdulillah bukan di Sragen. Sampai sejauh ini kami juga punya tim Satgas untuk yang menangani masalah pencegahan adanya pelanggaran terkait dengan mercon ini juga," kata AKBP Dewiana, Minggu 1 Maret.

Menurutnya, hasil operasi sejumlah barang bukti telah diamankan sebelum beredar luas, dan pemusnahan dilakukan bersama tim gabungan. Ia mengimbau para pedagang agar tidak menjual petasan berintensitas tinggi yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Kemarin sudah dilakukan disposal juga pemusnahan untuk barang bukti yang dilakukan oleh jajaran Polres Sragen dan juga di backup dari Gegana Brimob. Imbuhan untuk pedagang mercon minta tolong kepada rekan-rekan, masyarakat khususnya pedagang mercon untuk jangan menjual bahan-bahan peledak yang memiliki intensitas ledakan cukup tinggi," kata Kapolres menjelaskan.

Kapolres meminta semua pihak saling menjaga kondusifitas agar Ramadan kali ini aman dan nyaman.

"Jadi tolong benar-benar kita saling menjaga jangan sampai nanti ada korban di wilayah Kabupaten Sragen ini. Kembang api aja lah. Ramadan ini tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa bisa melaksanakan ibadah dengan rasa aman dan nyaman," katanya.

Kapolres juga mengimbau para generasi muda agar turut menciptakan kondusifitas. Seperti Tidak melaksanakan saur on the road dan juga aksi aksi lain seperti perang sarung.

"Jadi tolong mungkin kegiatan-kegiatan terutama para remaja ya yang pada saat mungkin ngabuburit, kemudian juga pada saat sahur supaya menghindarkan dari kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas."

Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas juga menyampaikan pihaknya bersama jajaran melakukan berbagai kegiatan selama bulan Ramadan seperti Duhur-Asar, Tarawih dan Subuh keliling. Kegiatan ini diharapkan menciptakan kondusifitas di wilayah Sragen selama Ramadan.

"Antusiasme masyarakat (menyambut Ramadan) juga tinggi dan pemerintah daerah sendiri juga melakukan zuhur, ashar, subuh, tarawih keliling untuk menyapa masyarakat, memastikan mereka bisa mengerjakan ibadah dengan baik sekaligus memberikan bantuan," ujar Bupati. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....