Sate Telur Puyuh Makanan Hidangan Pelengkap memiliki Nilai Gizi

  • 07 Jul 2026 10:05 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sate telur puyuh masih menjadi salah satu kuliner tradisional yang digemari masyarakat Indonesia hingga saat ini. Hidangan berbahan dasar telur puyuh yang dibumbui rempah dan kecap manis tersebut banyak dijadikan pelengkap menu seperti nasi kucing, bubur ayam, soto, maupun nasi memiliki rasa yang lezat.

Mengutip laman Alodokter – Informasi kandungan gizi dan manfaat telur puyuh Selasa (7 Juli 2026) sate telur puyuh terus bertahan karena menawarkan cita rasa gurih, manis, serta tekstur yang lembut dalam setiap gigitan. Kuliner ini banyak dijumpai di berbagai daerah, terutama di Jawa Tengah yang dikenal memiliki budaya angkringan. Para pedagang angkringan, pelaku usaha kuliner, hingga rumah makan tradisional sering menyajikan sate telur puyuh sebagai menu pelengkap.

Kehadiran hidangan tersebut juga semakin mudah ditemukan di restoran modern dan layanan katering. Permintaan terhadap menu ini cenderung meningkat pada waktu makan malam ketika angkringan mulai berjualan. Selain itu, sate telur puyuh juga banyak disajikan dalam berbagai kegiatan kuliner dan festival makanan tradisional.

Selain pada laman tersebut disebutkan, selain menawarkan cita rasa yang lezat, telur puyuh juga memiliki kandungan gizi yang cukup baik. Telur puyuh mengandung protein, vitamin B12, zat besi, selenium, serta sejumlah mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menunjang fungsi metabolisme. Meski demikian, para ahli gizi mengingatkan agar konsumsinya tetap disesuaikan dengan kebutuhan karena kandungan kolesterolnya relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa sumber protein lainnya.

Proses pembuatan sate telur puyuh diawali dengan merebus telur hingga matang, kemudian mengupas kulitnya sebelum dimasak bersama aneka rempah. Bumbu seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, lengkuas, daun salam, gula merah, dan kecap dimasak hingga meresap sempurna ke dalam telur. Setelah bumbu mengental, telur kemudian ditusuk menggunakan tusuk sate sehingga siap disajikan kepada konsumen.

Menurut para pelaku usaha kuliner, tingginya minat masyarakat terhadap sate telur puyuh dipengaruhi oleh cita rasa yang khas dan harga yang relatif terjangkau. Ukuran telur yang kecil membuat bumbu lebih mudah meresap sehingga menghasilkan rasa yang lebih kaya. Faktor tersebut menjadi alasan mengapa menu ini tetap diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Salah satu pedagang Soto, Pariyem dari klaten mengatakan sate telur puyuh salah satu makanan pendamping soto yang banyak di serbu pembeli. “ Selain gorengan, sate telur puyuh juga paling laris di ambil pembeli soto untuk lauk pendamping. Rasa manis dari sate telur puyuh, anak-anak banyak yang suka”, ungkapnya. ( Fara LPU)

Sumber referensi :

· Alodokter – Informasi kandungan gizi dan manfaat telur puyuh.

· Kementerian Kesehatan Republik Indonesia – Pedoman Gizi Seimbang dan informasi konsumsi pangan bergizi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....