Angkringan Ini Sukses Berkembang Menjadi Gurita Bisnis Kuliner di Yogyakarta

  • 31 Mei 2026 21:43 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID., Surakarta - Sebuah bisnis kuliner berbahan dasar jamur asal Sleman sukses tumbuh raksasa dari konsep warung HIK atau angkringan yang sangat sederhana. Usaha kuliner legendaris yang kini bertransformasi menjadi ikon destinasi wisata populer di Yogyakarta tersebut awalnya sempat diragukan oleh masyarakat sekitar. Kisah perjuangan dari lapak tenda pinggir jalan menuju industri kuliner raksasa ini menjadi bukti nyata bahwa konsistensi mampu membawa usaha mikro naik kelas di tengah ketatnya persaingan pasar saat ini.

Sang pemilik sekaligus perintis Jejamuran, Ratidjo Hardjo Soewarno, mengisahkan kembali beratnya perjuangan awal beliau di tahun 2006 silam langsung dari Jejamuran Restoran Sleman pada 14 April 2026. "Saat merintis dulu, saya hanya bermodal uang dua ratus ribu rupiah untuk membuka warung HIK. Tak sedikit orang yang meragukan ide gila tersebut. Bisnis kuliner berbasis jamur dianggap aneh, terlalu berisiko, dan bahkan sempat dicurigai beracun oleh masyarakat sekitar," ucap Ratidjo sembari menunjukkan ruang produksinya.

Keahlian mumpuni Ratidjo dalam menyelami dunia jamur sebenarnya merupakan hasil ketekunan mendalam di industri budidaya sejak tahun 1968. Ia konsisten mematahkan keraguan pasar dengan bekal pemahaman teknis yang matang dari hulu ke hilir tersebut.

Menu unik Jejamuran kini akhirnya menjadi buruan utama para pelancong dari berbagai daerah. Firmana, salah seorang pengunjung asal Sleman, mengakui konsistensi rasa tersebut saat tengah bersantap pada siang hari.

"Jejamuran itu rasanya unik karena semua makanan disulap jadi olahan jamur. Rasanya gurih banget, tempatnya luas," ucap Firmana.

Kenyamanan suasana restoran ini juga sukses menarik perhatian warga Soloraya yang sengaja datang jauh-jauh demi menikmati hidangan di sana. Selma, seorang pengunjung asal Karanganyar, mengamini kedekatan rasa gurih kuliner jamur tersebut saat dia sedang memboyong keluarganya untuk makan bersama.

"Penasaran karena namanya kondang banget. Setelah sampai sini tempatnya nyaman, dan porsinya pas untuk makan bareng keluarga," ucap Selma.

Perjalanan mengalir menuju kesuksesan ini tentu tidak instan, terutama saat usaha ini mulai naik kelas dari lapak tenda menjadi restoran yang layak. Bisnis tersebut kini tidak hanya membesar secara fisik, tetapi juga bertransformasi menjadi ladang penghidupan yang subur bagi masyarakat luas melalui rantai produksi mandiri.

Ratidjo membangun fasilitas budidaya jamur secara terintegrasi tak jauh dari area restoran sebagai tempat belajar yang sangat berharga. Tak hanya pengunjung yang bisa belajar tentang budidaya jamur di lokasi tersebut, namun para pegawai pun juga semangat untuk mempelajarinya.

Ahmad, salah satu pegawai Jejamuran yang telah bergabung sejak tahun 2017, menceritakan pengalamannya yang berharga itu kepada RRI. "Saya kerja di sini dari tahun 2017. Selain kerja di bagian restoran, di sini kami juga bisa belajar bagaimana membudidayakan jamur secara profesional. Saya menerapkannya di rumah saya," kata Ahmad.

Iklim kerja yang nyaman dan penuh rasa kekeluargaan membuat para pekerja di Jejamuran begitu loyal untuk bertahan hingga belasan tahun. Danang, salah seorang pekerja senior di sana, mengakui rasa betah dan ikatan emosional yang kuat dengan tempat kerja tersebut di sela-sela aktivitas operasionalnya.

"Kalau saya gabung itu sekitar tahun 2010 - 2011 awal, dan betah sampai sekarang karena suasananya memang seperti keluarga sendiri," ujar Danang penuh kehangatan.

Kisah sukses Jejamuran dari sebuah warung HIK yang sempat dipandang sebelah mata hingga kini menjelma menjadi kuliner raksasa, menjadi bukti nyata di dunia wirausaha. Usaha sekecil apa pun bisa naik kelas dan memberi dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat di sekitarnya melalui penguasaan produk, konsistensi, serta pengelolaan manajemen yang tepat. Semoga kisah dari Sleman ini bisa menjadi inspirasi bagi kemajuan para pelaku UMKM di kota Solo tercinta. (Dinar Rusydiana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....