Menguak Kelezatan Nasi Bakar Wedangan, Kuliner Malam yang Bikin Ketagihan

  • 22 Jul 2026 10:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID,Surakarta - Ketika matahari mulai terbenam dan hawa dingin malam mulai terasa, tidak ada yang lebih nikmat selain nongkrong di wedangan atau angkringan. Suasana remang yang hangat, kepulan asap aroma arang, dan obrolan santai antar pengunjung menjadi ciri khas ruang sosial khas Nusantara ini.

Hal itu dikisahkan warga Klaten, Aditya Wardana saat menikmati sajian wedangan Rasba di daerah Trucuk , Klaten Rabu (22 Juli 2026).

"Dari sejumlah banyak sajian yang berjejer rapi di atas gerobak, ada satu sajian yang hampir tak pernah absen jadi pahlawan penumpas lapar adalah Nasi Bakar," ungkapnya.

Mengapa Nasi Bakar Wedangan Begitu Spesial? kata Aditya, nasi bakar bukan sekadar nasi biasa yang dibungkus daun. Ada "sihir" tersendiri saat gulungan daun pisang itu diletakkan di atas bara api arang yang menyala.

Aroma Segar Daun Pisang Terbakar adalah proses pemanggangan yang membuat minyak alami dalam daun pisang keluar dan meresap ke dalam nasi,serta menciptakan aroma harum gurih (smoky) yang menggugah selera.Nasi yang digunakan biasanya sudah dimasak terlebih dahulu dengan santan dan rempah seperti daun salam, serai, dan lengkuas mirip nasi uduk atau nasi gurih.

Nasi bakar di wedangan biasanya disajikan dalam porsi porsi sedang atau porsi kucing, membuat pembeli bisa menikmati 2-3 bungkus dengan isian variatif tanpa merasa kekenyangan berlebih.Keunikan lain dari nasi bakar wedangan adalah beragamnya pilihan isian di dalamnya.

Sajian wedangan Rasba di daerah Trucuk menurut Aditya, ada beberapa menu ikonik yang paling dicari seperti Nasi Bakar Teri & Kemangi, Nasi Bakar Ayam Suwir Pedas Suwiran daging ayam yang dimasak dengan bumbu balado atau rica-rica,

Untuk nasi Bakar Tongkol Suwir Alternatif bagi pecinta hidangan laut dengan rasa gurih pedas yang dominan, sementara nasi Bakar Cumi atau Jamur menjadi favorit anak muda yang menyukai tekstur kenyal dan rasa gurih yang modern," pungkasnya. (Aditya Wardhana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....