Orang Tua Keluhkan Menu MBG, Wali Kota Surati Badan Gizi Nasional untuk Evaluasi
- 03 Mar 2026 06:18 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta: Sejumlah warga masih membuat aduan mengenai menu yang tidak layak pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Beberapa laporan itu berupa telur busuk sampai kurma ada ulatnya.
Aduan warga itu disampaikan kepada Wali Kota Solo Respati Ardi melalui Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS). Pantauan rri.co.id sejak awal Ramadan sampai Sabtu 28 Februari 2026 ada puluhan aduan.
| Baca juga: Sate Daging Bumbu Rujak, Sudah Pernah Coba? |
Salah satunya, Purwanti, menjelaskan telur puyuh yang dibagikan ke SMPN 20 Solo diduga busuk, Jumat 27 Februari 2026. Makanan tidak layak konsumsi itu diterima bukal kali pertama, sebelumnya anaknya menerima roti yang diduga busuk. Aduan telur bau di SMPN 20 Solo itu juga diadukan oleh salah satu warga melalui ULAS dengan keterangan nama Giyanto.
Warga lainya, Chrystina melaporkan anaknya mendapatkan kurma dari menu MBG di SD Panularan Solo. Setelah dibuka, terdapat larva serangga. Sebelumnya, ia juga mendapatka kolak dengan rasa kecut.
| Baca juga: Bosen Daging Kurban, Bubur Ayam Laris |
Ia menjelaskan sebelumnya siswa mendapatkan bubur mutiara dengan rasa pahit, sedangkan kuah santan terasa asin. Menu buah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berupa pisang hampir setiap hari. Ia memberikan masukan kepada Wali Kota Solo agar SPGG terkait untuk disidak.
“Dan tadi ini dapat roti coklat di salah satu siswa rotinya ada lalatnya,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Solo mengakui mendapatkan banyak aduan dari masyarakat terkait menu MBG yang diberikan tidak sesuai dengan gizi yang didapatkan. Menu MBG yang dianggap tidak tepat namun dibagikan ke penerima manfaat. Ia menyayangkan hal tersebut dan berharap BGN bisa memperbaikinya.
“Terkait MBG di bulan Ramadan ini, kami bersurat kepada badan gizi nasional untuk memberikan masukan. Karena banyak aduan warga, ada menu-menu yang tidak tepat yang sekarang sedang diberikan kepada anak-anak kami di sekolah,” kata dia,
Wali Kota Solo menjelaskan Pemkot Solo akan terus berkoordinasi dengan BGN agar masalah ini bisa segera teratasi. Ia berharap BGN dapat segera menindaklanjuti SPPG agar dapat menyalurkan MBG dengan menu yang baik.
“Kami terus sampaikan kepada Badan Gizi Nasional. Semoga badan gizi nasional segera menindaklanjuti kepada SPPG terkait sehingga bisa memperbaiki menu MBG yang diberikan kepada anak anak sekolah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....