Misoa Lembut Simbol Panjang Umur

  • 18 Feb 2026 15:35 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Misoa merupakan mi kering berukuran sangat halus berbahan tepung terigu, yang menjadi simbol panjang umur. Bentuknya tipis memanjang dan umumnya dipasarkan dalam keadaan kering.

Dibandingkan bihun dan sohun, bahan dasar misoa berbeda cukup jelas. Bihun berasal dari beras, sedangkan sohun dibuat dari pati kacang hijau.

Menurut Ensiklopedia P2K Stekom, misoa dikenal sebagai mi terigu bertekstur sangat lembut. Kelembutan ini membuatnya cepat matang ketika terkena air panas.

Proses memasaknya tidak membutuhkan waktu lama. Misoa cukup direndam atau direbus singkat sebelum dicampurkan ke dalam kuah.

Karena teksturnya halus, misoa mudah dicerna oleh berbagai usia. Hidangan ini kerap disajikan untuk anak kecil atau orang yang sedang kurang sehat.

Asal-usul misoa berkaitan dengan wilayah Fujian di Tiongkok selatan. Dari daerah tersebut, misoa menyebar ke Asia Tenggara melalui interaksi perdagangan.

Dalam tradisi Tionghoa, misoa memiliki makna simbolik tentang panjang umur. Ensiklopedia P2K Stekom juga mencatat misoa kerap hadir pada perayaan ulang tahun.

Di Indonesia, misoa diolah menjadi sup, tumisan, bahkan gorengan. Variasi ini menunjukkan fleksibilitas misoa dalam berbagai resep rumahan.

Meski sederhana, misoa menyimpan nilai sejarah dan budaya yang panjang. Kehadirannya tidak sekadar sebagai makanan, tetapi juga bagian dari tradisi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....