Polisi Sebut Pelaku Dugaan Pembunuhan Bocah 11 Tahun di Sragen Kenal Ayah Tiri

  • 10 Jun 2026 17:35 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Kepolisian Resor (Polres) Sragen terus mendalami kasus dugaan yang menimpa seorang bocah perempuan berusia 11 tahun bernama Balqis, warga Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, yang terjadi pada Jumat, 5 Juni lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian memastikan bahwa terduga pelaku yang diketahui bernama Suparman, tidak memiliki ikatan kekerabatan atau hubungan darah dengan korban maupun ibu korban. Meski demikian, Suparman diketahui saling mengenal dengan ayah tiri korban.

Pernyataan ini sekaligus meluruskan isu yang sempat beredar liar di media sosial yang menyudutkan pihak keluarga korban. Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan bahwa hubungan antara pelaku dan keluarga korban masih terus didalami.

"Untuk hubungan keluarga enggak ada. Tapi masih kita dalami untuk hubungan kenal dengan orang tua korban, ini masih kita dalami. Yang jelas dia memang kenal dengan ayah tiri korban ya," ujar AKBP Dewiana saat dikonfirmasi oleh awak media.

Saat ditanya mengenai spekulasi netizen di media sosial yang sempat mengarah kepada keterlibatan ayah tiri korban, AKBP Dewiana menepis kabar burung tersebut dan meminta masyarakat tidak berspekulasi terlalu jauh.

"Belum, belum... belum ke arah sana. Tapi semuanya masih kita (dalami). Kan masih baru tadi malam kita amankan, kemudian sampai dengan saat ini kan masih pemeriksaan lanjut," ujarnya.

Kapolres menambahkan bahwa proses penyidikan masih berjalan sangat dinamis. Pihak penyidik Satreskrim Polres Sragen masih terus mengumpulkan keterangan untuk mengungkap motif dan fakta selengkapnya.

"Kemungkinan nanti akan masih ada info-info berkembang yang lain lagi gitu. Kita dalami dulu, nggih," katanya.

Pihak Polres Sragen berjanji akan membuka kasus ini secara transparan kepada publik melalui konferensi pers resmi dalam waktu dekat, setelah semua bukti dan keterangan saksi telah lengkap.

"Mohon bersabar, nggih. Nanti yang jelas kalau sudah kita gelar dengan baik, semuanya sudah fix, kita akan rilis lah supaya lebih lengkap. Mohon bersabar nggih, rekan-rekan semua," kata AKBP Dewiana. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....