Update Ungkap Kasus Pembunuhan Bocah di Jenar Sragen, Polisi Periksa 3 Saksi

  • 06 Jun 2026 14:13 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Satreskrim Polres Sragen mulai menemukan jejak dugaan pembunuhan terhadap seorang bocah perempuan berusia 11 tahun di Desa Kedawung Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen. Bocah kelas 5 SDN 2 Kedawung itu diduga dibunuh dengan senjata tajam berupa parang.

Barang bukti sebilah parang itu ditemukan di dalam rumah tempat kejadian perkara TKP RT 23 Dukuh Bromoasri Desa Kedawung disertai bercak darah. Sebilah parang itu kemudian diamankan pihak kepolisian.

Sementara itu dugaan aksi keji terhadap anak tak berdosa itu diperkirakan pada siang hari. Antara pukul 10.00-10.30 WIB. Saat itu anak korban pulang dari sekolah dan masih mengenakan seragam sekolah.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan, hingga kini penyidik telah memeriksa dan menginterogasi tiga orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian saat peristiwa berlangsung. Kapolres menambahkan, jumlah saksi yang dimintai keterangan dipastikan akan terus bertambah seiring berjalannya penyelidikan.

"Sementara untuk tadi malam kami masih melakukan interogasi ya, saksi-saksi yang ada di TKP sekitar masih tiga orang, dan ini akan terus bertambah," ucap AKBP Dewiana di Mapolres Sragen, Sabtu 6 Juni pagi.

Sedangkan Kasatreskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudho Prseno mengatakan, korban berinisial B 11 tahun ditemukan ibunya Dewi sepulang kerja dari pabrik, sekira pukul 16.00 WIB. Namun dugaan sementara aksi pembunuhan diduga siang hari.

"Kalau berkaitan dengan kronologi kejadian sementara, kurang lebih kejadian kisaran pukul 10.00 sampai 10.30 WIB. Namun demikian, nanti akan kita dalami termasuk dari hasil penanganan Biddokes Polda Jateng dalam rangka penanganan jenazah. Itu, sementara begitu," ucap Kasatreskrim di lokasi kejadian Jumat malam.

AKP Catur mengatakan, pihaknya menemukan adanya dugaan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Namun demikian, motif daripada kejadian ini masih dalam proses pendalaman, mengingat ada sejumlah barang yang hilang.

"Ini masih kita dalami dulu, nggih. Yang jelas ada barang yang hilang, namun demikian masih kita rekap dan untuk barang-barang yang hilang belum kita bisa informasikan kepada media. Saya minta masyarakat sabar karena masih dalam timing krusial kami dalam penyelidikan. Pasti nanti perkembangan kami sampaikan. Doakan kami untuk bisa ungkap secepatnya," ujar Kasatreskrim. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....