Kenapa Matcha Jadi Minuman Favorit Anak Muda?

  • 05 Okt 2026 21:37 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Matcha kini bukan lagi sekadar minuman khas Jepang, tetapi sudah menjadi bagian dari tren kuliner yang banyak digemari anak muda. Warna hijaunya yang khas terlihat menarik di foto, sementara rasanya yang unik membuat matcha mudah dikenali dibandingkan minuman lainnya. Matcha juga hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari matcha latte, es matcha, dessert, hingga campuran makanan kekinian. Tak heran jika minuman hijau ini semakin sering muncul di menu kafe dan media sosial.

Salah satu daya tarik matcha adalah sensasi rasanya yang berbeda dari kopi atau teh biasa. Perpaduan rasa earthy, sedikit pahit, dan creamy ketika dicampur susu membuatnya mudah disesuaikan dengan selera. Dikutip dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, matcha merupakan teh hijau berbentuk bubuk yang dibuat dengan menggiling teh hijau hingga halus, dan penggunaannya tidak hanya untuk minuman tetapi juga berbagai makanan seperti mochi, es krim, cokelat, dan kue.

Selain rasa dan tampilannya, matcha juga menarik perhatian karena berasal dari kelompok teh hijau yang dikenal mengandung polifenol dan senyawa antioksidan. Kementerian Kesehatan RI menjelaskan bahwa teh hijau mengandung polifenol serta senyawa seperti EGCG yang banyak dibahas dalam kaitannya dengan aktivitas antioksidan. Namun, label “lebih sehat” tetap perlu disikapi dengan bijak karena manfaat minuman sangat dipengaruhi cara penyajiannya, terutama jika ditambahkan banyak gula atau bahan tinggi kalori.

Popularitas matcha juga tidak lepas dari budaya nongkrong dan kebiasaan mencoba minuman baru. Secangkir matcha latte bisa menjadi teman bekerja, belajar, berkumpul bersama teman, sekaligus objek foto yang menarik untuk dibagikan di media sosial. Dari sisi produk, fleksibilitas matcha membuatnya mudah dikembangkan menjadi berbagai menu sehingga tidak cepat terasa membosankan bagi penikmat minuman kekinian.

Pada akhirnya, daya tarik matcha terletak pada perpaduan rasa, warna, cerita budaya, dan kreativitas penyajiannya. Anak muda bisa menikmati matcha sebagai bagian dari tren, tetapi juga dapat memilih versi yang lebih sederhana dengan memperhatikan jumlah gula dan topping. Jadi, matcha bukan hanya soal minuman berwarna hijau, melainkan pengalaman menikmati sesuatu yang unik dalam gaya hidup masa kini. (Sazkia_Magang)

Referensi:

  • Kementerian Pertanian RI – informasi mengenai matcha sebagai bubuk teh hijau dan penggunaannya pada makanan/minuman.

  • Kementerian Kesehatan RI – informasi mengenai teh hijau, polifenol, antioksidan, dan EGCG.

  • Kementerian Pertanian RI – penelitian mengenai kandungan polifenol dan aktivitas antioksidan pada teh hijau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....