Manfaat Kunyit Asam untuk Kesehatan

  • 30 Sep 2026 23:03 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kunyit asam merupakan salah satu minuman tradisional yang cukup dikenal di Indonesia. Minuman yang umumnya dibuat dari perpaduan kunyit dan asam jawa ini telah lama dikonsumsi karena memiliki cita rasa khas serta dipercaya memberikan berbagai manfaat bagi tubuh.

Dikutip dari pkmjakenan.patikab.go.id, kunyit menjadi bahan utama yang memberikan warna kuning pada minuman tersebut. Kandungan kurkumin di dalam kunyit dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Sementara itu, asam jawa mengandung sejumlah zat gizi dan senyawa yang dapat melengkapi manfaat dari minuman tradisional ini.

Salah satu manfaat yang sering dikaitkan dengan kunyit asam adalah membantu menjaga daya tahan tubuh. Kandungan antioksidan dapat membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas. Namun, konsumsi kunyit asam tetap perlu diimbangi dengan pola makan bergizi, istirahat yang cukup, dan gaya hidup sehat.

Kunyit asam juga kerap dikonsumsi untuk membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Minuman ini dipercaya dapat memberikan rasa nyaman pada saluran pencernaan bagi sebagian orang. Meski demikian, respons setiap orang terhadap minuman berbahan asam dan rempah dapat berbeda.

Selain itu, kandungan senyawa pada kunyit menjadi salah satu alasan bahan ini banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Sifat antiinflamasi dan antioksidan pada kunyit telah menjadi perhatian dalam berbagai penelitian. Meski begitu, kunyit asam bukan pengganti obat atau terapi medis untuk menangani penyakit tertentu.

Manfaat lain yang sering dikaitkan dengan kunyit asam antara lain membantu menjaga kesehatan kulit, mendukung metabolisme tubuh, serta menjadi pilihan minuman yang menyegarkan. Pada perempuan, kunyit juga secara tradisional sering dikonsumsi dalam bentuk jamu, termasuk ketika mengalami ketidaknyamanan menjelang atau selama menstruasi.

Dengan berbagai kandungan dan manfaat yang dimilikinya, kunyit asam dapat menjadi salah satu pilihan minuman tradisional dalam kehidupan sehari-hari. Namun, konsumsinya sebaiknya tetap dalam jumlah wajar dan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Jika memiliki penyakit tertentu atau sedang mengonsumsi obat, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menjadikannya sebagai konsumsi rutin. (SAP/Ridho)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....