Anda Sering Berbicara Sendiri? Ini Penjelasannya
- 30 Sep 2026 13:26 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Dilansir dari Folkative.com pada 22 Mei 2023, pernahkah anda berbicara pada diri sendiri, baik di dalam hati maupun hingga terucap suara? Hal ini ternyata sangat wajar dan dikenal sebagai self-talk, yaitu dialog internal yang terus berlangsung dalam pikiran manusia setiap hari.
Self-talk dapat berdampak baik maupun buruk pada kesehatan mental manusia, menurut Folkative.com. Suara positif tentang diri sendiri terbukti efektif untuk mengatasi tekanan, meningkatkan rasa percaya diri, dan menenangkan pikiran.
Mengubah semua pikiran negatif menjadi kata-kata yang lebih konstruktif adalah cara yang dapat digunakan untuk berbicara tentang diri sendiri secara positif, menurut folkative. Anda dapat mengubah perspektif dengan mengatakan, "Saya memang melakukan kesalahan, namun ini kesempatan baik untuk belajar" daripada menyalahkan diri dengan mengatakan, "Saya gagal."
Sebaliknya, negative self-talk muncul ketika anda terus-menerus memelihara pikiran buruk tentang diri sendiri. Akibatnya, kekhilafan kecil sekalipun mendadak terasa seperti masalah besar karena telah terbiasa membayangkan skenario terburuk yang belum tentu terjadi.
Menurut Folkative, terdapat empat pola negative self-talk yang perlu diwaspadai, yaitu magnifying, polarizing, catastrophizing, dan personalizing. Keempat pola pikir tersebut secara langsung memicu manusia untuk memandang suatu situasi secara berlebihan atau terus-menerus menyalahkan diri sendiri.
Dilansir dari Folkative.com, langkah efektif untuk mengurangi negative self-talk adalah dengan menyadari kehadiran pikiran tersebut lalu berani mempertanyakannya. Anda dapat langsung menantang pikiran itu dengan bertanya, "Apakah ada buktinya?", agar dapat memisahkan antara kenyataan dan kekhawatiran semata.
Dilansir dari Folkative.com pada 22 Mei 2023, pernahkah anda berbicara pada diri sendiri, baik di dalam hati maupun hingga terucap suara? Hal ini ternyata sangat wajar dan dikenal sebagai self-talk, yaitu dialog internal yang terus berlangsung dalam pikiran manusia setiap hari.
Self-talk dapat berdampak baik maupun buruk pada kesehatan mental manusia, menurut Folkative.com. Suara positif tentang diri sendiri terbukti efektif untuk mengatasi tekanan, meningkatkan rasa percaya diri, dan menenangkan pikiran.
Mengubah semua pikiran negatif menjadi kata-kata yang lebih konstruktif adalah cara yang dapat digunakan untuk berbicara tentang diri sendiri secara positif, menurut folkative. Anda dapat mengubah perspektif dengan mengatakan, "Saya memang melakukan kesalahan, namun ini kesempatan baik untuk belajar" daripada menyalahkan diri dengan mengatakan, "Saya gagal."
Sebaliknya, negative self-talk muncul ketika anda terus-menerus memelihara pikiran buruk tentang diri sendiri. Akibatnya, kekhilafan kecil sekalipun mendadak terasa seperti masalah besar karena telah terbiasa membayangkan skenario terburuk yang belum tentu terjadi.
Menurut Folkative, terdapat empat pola negative self-talk yang perlu diwaspadai, yaitu magnifying, polarizing, catastrophizing, dan personalizing. Keempat pola pikir tersebut secara langsung memicu manusia untuk memandang suatu situasi secara berlebihan atau terus-menerus menyalahkan diri sendiri.
Dilansir dari Folkative.com, langkah efektif untuk mengurangi negative self-talk adalah dengan menyadari kehadiran pikiran tersebut lalu berani mempertanyakannya. Anda dapat langsung menantang pikiran itu dengan bertanya, "Apakah ada buktinya?", agar dapat memisahkan antara kenyataan dan kekhawatiran semata.
Jadi, kebiasaan berbicara pada diri sendiri sebenarnya hal yang wajar. Seperti yang dijelaskan Folkative pada 22 Mei 2023, kunci utamanya adalah memperlakukan diri sendiri layaknya seorang sahabat yang penuh pengertian dan tidak mudah menghakimi. (Benedictus Igor Irawan / Rifqi Nadhif)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....