Bongkar kesalahan yang bikin gigi tetap bolong meski sudah rajin disikat

  • 30 Sep 2026 14:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Cara menyikat gigi yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya karies atau gigi berlubang. Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari adalah menyikat gigi terlalu keras karena dapat memengaruhi kondisi lapisan terluar gigi.

Dikutip dari akun Instagram @KemenkesRI, tekanan yang terlalu kuat saat menyikat gigi dapat menyebabkan pori-pori pada permukaan lapisan luar gigi semakin melebar. Kondisi tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya karies. Salah satu tanda penggunaan sikat gigi yang terlalu keras dapat dilihat dari sikat yang cepat rusak dan harus diganti berulang kali.

Menjaga kebersihan gigi juga perlu dilakukan secara rutin dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan sebelum tidur. Menyikat gigi pada malam hari menjadi penting karena produksi air liur cenderung berkurang ketika tidur. Kondisi tersebut dapat membuat bakteri lebih mudah berkembang di dalam rongga mulut apabila sisa makanan tidak dibersihkan.

Penggunaan pasta gigi berfluoride juga dianjurkan untuk membantu memperkuat email gigi. Setelah menyikat gigi selama sekitar dua menit, pasta gigi cukup diludahkan dan tidak perlu langsung berkumur dengan banyak air agar fluoride dapat bekerja lebih optimal.

Teknik menyikat gigi yang tepat dilakukan dengan mengarahkan sikat dari bagian gusi menuju gigi menggunakan gerakan lembut dan memutar. Kebiasaan tersebut membantu menjaga kebersihan rongga mulut sekaligus mengurangi jumlah bakteri, termasuk Streptococcus mutans, yang berperan dalam proses terjadinya karies.

Bakteri tersebut memanfaatkan gula dari makanan dan minuman manis sebagai sumber energi. Proses tersebut menghasilkan asam yang dapat mengikis lapisan pelindung gigi. Jika berlangsung terus-menerus, mineral pada gigi dapat mengalami demineralisasi dan meningkatkan risiko terbentuknya lubang pada gigi.

Demineralisasi dapat dipengaruhi oleh tingginya kadar asam di dalam rongga mulut, kebersihan gigi yang kurang terjaga, serta aktivitas bakteri yang memfermentasi sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi.

Karies yang tidak ditangani juga dapat menimbulkan komplikasi kesehatan. Bakteri dari infeksi pada rongga mulut, terutama pada kondisi gigi berlubang yang berat, dapat masuk ke aliran darah dan pada kondisi tertentu berpotensi memperburuk masalah kesehatan sistemik, termasuk yang berkaitan dengan jantung. ( Ria )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....