Gangguan Medis dari Minum Air Es Setiap Hari
- 22 Sep 2026 12:52 WIB
- Surakarta
Poin Utama
- Cleveland Clinic menyatakan belum banyak bukti ilmiah yang menunjukkan suhu air memberikan dampak besar terhadap kesehatan tubuh manusia.
- Air dingin tetap aman untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan dapat membantu tubuh terasa lebih sejuk, terutama setelah melakukan olahraga.
- Penelitian mengenai manfaat atau risiko khusus dari suhu air masih relatif terbatas, sehingga perlu studi lebih lanjut untuk memberikan kesimpulan yang pasti.
RRI.CO.ID, Surakarta - Minum air es setiap hari kerap menjadi pilihan untuk menyegarkan tubuh, terutama ketika cuaca sedang panas. Namun, kebiasaan tersebut masih menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Ada anggapan bahwa terlalu sering minum air dingin dapat mengganggu kesehatan.
Menurut Cleveland Clinic, Amerika Serikat, belum banyak bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa suhu air memberikan dampak besar terhadap kesehatan. Air dingin tetap dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan pada kondisi tertentu, seperti setelah berolahraga, air dingin dapat membantu tubuh terasa lebih sejuk. Cleveland Clinic juga mencatat bahwa penelitian mengenai manfaat atau risiko khusus dari suhu air masih relatif terbatas.
| Baca juga: Kenali Asam Urat dan Penyebabnya |
Sementara itu, Mayo Clinic menjelaskan bahwa air memiliki peran penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh, termasuk mengatur suhu tubuh, membantu pencernaan, mendukung fungsi organ, serta menggantikan cairan yang hilang melalui keringat, urine, dan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan menjadi hal yang lebih penting daripada mempermasalahkan apakah air tersebut dingin atau bersuhu ruang.
Bagi kebanyakan orang sehat, minum air es setiap hari pada dasarnya dapat dilakukan selama tidak menimbulkan keluhan. Pilihan suhu air dapat disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa sebagian orang lebih menyukai air dingin, sementara lainnya memilih air bersuhu ruang atau hangat. Belum terdapat bukti kuat bahwa air dingin secara umum berbahaya bagi orang sehat.
Meski demikian, ada kondisi medis tertentu yang perlu diperhatikan. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa pada penderita achalasia, gangguan pada kerongkongan yang dapat menghambat masuknya makanan dan cairan ke lambung, minuman dingin dapat memperburuk gejala pada sebagian penderita. Karena itu, orang dengan kondisi tersebut sebaiknya mengikuti anjuran tenaga medis mengenai jenis dan suhu minuman yang dikonsumsi.
Selain suhu air, jumlah cairan yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Mayo Clinic menyebutkan bahwa kebutuhan cairan berbeda-beda pada setiap orang dan dipengaruhi oleh usia, ukuran tubuh, aktivitas, kondisi kesehatan, serta lingkungan. Saat cuaca panas atau melakukan aktivitas yang menyebabkan banyak berkeringat, kebutuhan cairan dapat meningkat. Air putih menjadi salah satu pilihan utama untuk menjaga hidrasi.
Dengan demikian, minum air es setiap hari tidak secara umum dilarang bagi orang sehat. Tidak ada bukti kuat bahwa air dingin dengan sendirinya menyebabkan masalah kesehatan pada kebanyakan orang. Selama air yang dikonsumsi aman dan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi, suhu air dapat dipilih berdasarkan kenyamanan. Namun, jika minum air es selalu menimbulkan keluhan tertentu atau seseorang memiliki kondisi medis khusus, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat menjadi langkah yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....