Makanan Favorit Mendadak Terasa Pahit saat Sakit, Apa yang Terjadi?
- 28 Agt 2026 03:54 WIB
- Surakarta
Poin Utama
- Saat sakit, makanan sering terasa pahit, hambar, atau tidak enak karena tubuh mengalami gangguan yang memengaruhi indera pengecap dan penciuman.
- Dysgeusia adalah kondisi perubahan kemampuan mengecap yang dapat disebabkan oleh infeksi virus seperti flu, pilek, dan infeksi virus lainnya.
- Hidung tersumbat dan perubahan indera penciuman turut memengaruhi cara otak mengenali dan mempersepsikan rasa makanan secara keseluruhan.
RRI.CO.ID, Surakarta - Saat sedang sakit, banyak orang mengeluhkan makanan yang biasanya lezat justru terasa pahit, hambar, atau tidak enak. Kondisi tersebut sering membuat nafsu makan menurun dan proses menelan makanan terasa lebih berat. Meski umumnya bersifat sementara, perubahan rasa ini bisa terjadi karena tubuh sedang mengalami gangguan yang turut memengaruhi indera pengecap dan penciuman.
Mengutip Cleveland Clinic, pusat kesehatan akademik asal Amerika Serikat, infeksi seperti flu, pilek, dan infeksi virus lainnya dapat menyebabkan perubahan kemampuan mengecap atau kondisi yang dikenal sebagai dysgeusia. Dalam kondisi ini, makanan dapat terasa pahit atau memiliki rasa yang berbeda dari biasanya. Hidung tersumbat dan perubahan pada indera penciuman juga dapat memengaruhi cara otak mengenali rasa makanan.
| Baca juga: Fakta atau Mitos? Es Krim Membuat Batuk |
Saat tubuh sakit, terutama ketika mengalami pilek atau flu, hidung yang tersumbat dapat mengurangi kemampuan seseorang untuk mencium aroma makanan. Padahal, rasa dan penciuman bekerja bersama untuk menciptakan pengalaman menikmati makanan. Ketika kemampuan mencium aroma terganggu, makanan pun bisa terasa hambar atau memiliki rasa yang tidak biasa.
Selain infeksi, kondisi mulut yang kering juga dapat menjadi penyebab munculnya rasa pahit. Saat sakit, seseorang mungkin kurang minum karena tidak memiliki nafsu makan atau mengalami demam. Kekurangan cairan dapat mengurangi produksi air liur dan membuat mulut terasa tidak nyaman, sehingga rasa makanan ikut berubah.
| Baca juga: Apa yang Harus Ada di Kotak P3K di Rumah? |
Rasa pahit juga dapat membuat proses makan terasa semakin tidak menyenangkan. Bukan hanya lidah yang menerima rasa berbeda, tubuh yang sedang melawan penyakit sering kali mengalami penurunan nafsu makan. Akibatnya, seseorang menjadi enggan mengunyah dan menelan makanan, terutama jika tenggorokan juga sedang terasa sakit atau mengalami peradangan.
Beberapa jenis obat yang dikonsumsi saat sakit juga berpotensi memengaruhi indera pengecap. Cleveland Clinic mencatat bahwa sejumlah obat dapat menyebabkan perubahan rasa atau mulut kering, sehingga makanan terasa pahit, metalik, atau berbeda dari biasanya. Karena itu, perubahan rasa saat sakit tidak selalu disebabkan oleh penyakitnya saja, tetapi bisa juga berkaitan dengan pengobatan yang sedang dijalani.
Pada sebagian besar kasus, rasa pahit pada lidah akan berangsur membaik setelah kondisi tubuh pulih. Tetap memenuhi kebutuhan cairan, menjaga kebersihan mulut, dan memilih makanan bertekstur lembut dapat membantu seseorang tetap mendapatkan asupan saat sakit. Namun, jika rasa pahit berlangsung lama, semakin berat, atau disertai kesulitan menelan yang serius, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....