Sering Minum Teh, Apa Efeknya?

  • 26 Agt 2026 23:54 WIB
  •  Surakarta
Poin Utama
  • Teh mengandung senyawa alami yang berpotensi memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh dan merupakan minuman yang banyak dikonsumsi masyarakat setiap hari.
  • Penelitian dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menunjukkan konsumsi dua hingga tiga cangkir teh sehari dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.
  • Konsumsi teh dalam jumlah wajar berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah berdasarkan sejumlah penelitian dari luar negeri.

RRI.CO.ID - Teh menjadi salah satu minuman yang banyak dikonsumsi masyarakat setiap hari. Selain menyegarkan, teh juga mengandung senyawa alami yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

Sejumlah penelitian dari luar negeri menunjukkan konsumsi teh dalam jumlah wajar berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebut konsumsi sekitar dua hingga tiga cangkir teh sehari dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

Teh mengandung polifenol, termasuk katekin pada teh hijau dan theaflavin pada teh hitam. Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan dan menjadi salah satu alasan teh banyak diteliti terkait kesehatan tubuh.

Penelitian lain juga menemukan hubungan antara konsumsi teh dan kesehatan jantung. Meta-analisis terhadap berbagai penelitian menunjukkan konsumsi teh lebih tinggi berkaitan dengan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

Meski demikian, manfaat tersebut tidak berarti semakin banyak minum teh semakin baik. Teh yang mengandung kafein dapat menyebabkan tubuh lebih mudah berdebar, gelisah, atau sulit tidur jika dikonsumsi secara berlebihan, terutama pada orang yang sensitif terhadap kafein.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah suhu teh. Penelitian yang dirangkum Harvard menyebut konsumsi teh dalam kondisi sangat panas, sekitar di atas 55 hingga 60 derajat Celsius, dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kerongkongan dan lambung. Karena itu, sebaiknya tunggu teh hingga suhunya lebih nyaman sebelum diminum.

Jadi, minum teh secara rutin dalam jumlah wajar dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat. Pilih teh tanpa banyak tambahan gula dan hindari meminumnya dalam kondisi terlalu panas agar manfaatnya lebih optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....