Pasien Obesitas Berbobot Hampir 300 Kg di Sragen Meninggal

  • 04 Agt 2026 22:25 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Pasien perempuan obesitas berinisial I (36), warga asal Kabupaten Sragen, dilaporkan meninggal dunia di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro (RSSP) Sragen, Selasa 4 Agustus. Korban menghembuskan napas terakhirnya setelah sempat menjalani perawatan medis akibat mengeluh sesak napas.

Sehari sebelum dinyatakan meninggal dunia, proses evakuasi pasien berlangsung cukup rumit dan melibatkan tim gabungan dari Pemadam Kebakaran (Damkar) serta Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Kabupaten Sragen. Petugas harus bekerja ekstra keras karena kondisi fisik pasien yang tidak memungkinkan untuk berjalan serta terbatasnya akses di area rumah tinggalnya.

Pasien yang diketahui memiliki berat badan cukup drastis hampir 3 kuintal tersebut langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan medis darurat setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan dan keluhan pada sistem pernapasan.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah almarhumah dipulangkan ke rumah duka untuk disambut pihak keluarga sebelum diantarkan ke peristirahatan terakhirnya di pemakaman setempat.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari sempat menjenguk korban di RSUD Sragen. Namu sayang korban terlebih dulu meninggal dunia dan hanya bertemu pihak keluarga termasuk suami di ruang jenazah RSUD Sragen.

Pihak keluarga menyatakan almarhumah memang lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam kamar sebelum kondisi kesehatannya terus menurun hingga mengalami sesak napas berat.

Adik ipar almarhum, Supriyanto (36) menceritakan, sehari-hari korban memang hanya di rumah saja. Karena tidak bisa berjalan, dia juga tidak bekerja "Cuma di kamar saja, makan sehari-harinya juga disitu. Kata dokter tidak ada penyakit, cuma mungkin karena obesitas jadi susah bernafas," ujarnya saat dijumpai di kawasan Mageru, Sragen, Selasa sore.

Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Menurut suami almarhum, Enggar sebelumnya korban juga sudah tidak bisa berjalan. Dia meninggalkan seorang suami dan belum dikaruniai anak. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....