Dokter Ingatkan Mencabut Uban Berisiko Rusak Folikel Rambut
- 25 Jul 2026 08:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta- Kebiasaan mencabut uban masih sering dilakukan sebagian masyarakat karena dianggap sebagai cara cepat menghilangkan rambut yang memutih. Padahal, tindakan tersebut berisiko menimbulkan gangguan pada folikel rambut apabila dilakukan berulang kali.
Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, dr. Fransiskus Xaverius Clinton, Sp.D.V.E., mengingatkan bahwa mencabut uban tidak membuat jumlah uban bertambah. Namun, kebiasaan itu dapat menyebabkan trauma pada folikel rambut, yaitu struktur di bawah kulit yang menjadi tempat tumbuhnya rambut.
| Baca juga: Olahraga yang Tepat Bagi Penderita Skoliosis |
Menurut dr. Clinton, setiap rambut yang dicabut hingga ke akarnya memberikan tekanan pada folikel. Jika dilakukan terus-menerus pada lokasi yang sama, folikel dapat mengalami kerusakan sehingga pertumbuhan rambut menjadi terganggu.
Kerusakan folikel dapat ditandai dengan rambut yang tumbuh lebih tipis, bahkan berhenti tumbuh pada area tertentu. Selain itu, pencabutan berulang juga berisiko memicu peradangan pada folikel rambut atau folikulitis yang menyebabkan kemerahan, nyeri, hingga muncul benjolan kecil.
Ia juga meluruskan anggapan yang masih berkembang di masyarakat bahwa mencabut satu helai uban akan membuat uban lain bermunculan. Menurutnya, hal tersebut merupakan mitos karena setiap folikel rambut bekerja secara mandiri dan tidak saling memengaruhi.
Secara medis, uban muncul akibat berkurangnya produksi melanin, yakni pigmen yang memberi warna pada rambut. Proses ini umumnya terjadi seiring pertambahan usia, meski dapat dipengaruhi faktor genetik, stres oksidatif, kebiasaan merokok, maupun kondisi kesehatan tertentu.
Sebagai alternatif, masyarakat disarankan memotong uban hingga mendekati permukaan kulit atau menggunakan pewarna rambut yang aman sesuai petunjuk penggunaan. Sementara itu, uban yang muncul pada usia muda atau disertai kerontokan rambut berlebihan sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter spesialis kulit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Melalui edukasi tersebut, dr. Clinton mengajak masyarakat untuk lebih memahami bahwa menjaga kesehatan folikel rambut jauh lebih penting dibandingkan menghilangkan uban dengan cara mencabutnya. Langkah sederhana ini diharapkan dapat membantu mencegah kerusakan folikel serta menjaga kesehatan rambut dalam jangka panjang. (Wiwik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....