Dinkes Sragen Gencarkan Skrining TBC, Target 2.383 Kasus Baru Ditemukan

  • 09 Jun 2026 09:03 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen terus menggenjot upaya penemuan dan penanggulangan kasus Tuberkulosis (TBC) di wilayah Bumi Sukowati. Langkah percepatan ini kini mendapat dukungan penuh dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sragen melalui program inovatif Satgas Tracer Polda Jateng Peduli TB Paru.

Dalam gerakan ini, sedikitnya 208 personel Bhabinkamtibmas Polres Sragen dikerahkan langsung ke lapangan. Mereka akan bergerak dari rumah ke rumah (door-to-door) untuk melakukan pelacakan (tracing) kontak erat pasien TBC, bekerja sama dengan tenaga medis dari tiap Puskesmas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sragen, dr. Sri Subakti, menjelaskan bahwa keterlibatan kepolisian ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat mata rantai penemuan kasus baru.

"Sebenarnya dari pihak kesehatan tidak mengalami kesulitan (menembus keluarga), namun ini adalah langkah percepatan penuntasan penanggulangan penyakit TBC melalui program Polda Jawa Tengah," ujar dr. Sri Subakti, Senin 8 Juni 2026.

Ia menambahkan, skema pelacakan ini mengadopsi pola yang serupa dengan penanganan pandemi beberapa waktu lalu.

"Nanti Bhabinkamtibmas melakukan tracing berkoordinasi dengan Puskesmas. Misalnya ada pasien positif yang diobati di Puskesmas, otomatis harus dilacak kontak eratnya, siapa saja anggota keluarganya. Tugasnya mirip seperti tracing COVID-19 dahulu," ujar dia.

Sebelum diterjunkan ke masyarakat, seluruh personel Bhabinkamtibmas yang bertugas juga dipastikan menjalani skrining kesehatan terlebih dahulu, termasuk pemeriksaan TBC, guna menjamin keamanan selama bertugas di lapangan

Langkah agresif ini diambil guna mengejar target eliminasi TBC di Kabupaten Sragen. Berdasarkan data dari Dinkes Sragen, masih terdapat jarak yang cukup lebar antara estimasi riil di lapangan dengan angka kasus yang saat ini berhasil ditemukan.

Dinkes Sragen menegaskan bahwa target penemuan kasus baru untuk tahun 2026 ini dipatok pada angka 2.383 temuan kasus. Melalui kolaborasi erat bersama Satgas Tracer Polres Sragen, diharapkan angka penemuan suspect (terduga) maupun penderita aktif dapat segera menyentuh target target 90 persen.

Dengan penemuan sedini mungkin melalui gerakan TOSS (Temukan Obati Sampai Tuntas), pasien dapat langsung mendapatkan penanganan medis secara cepat, tepat, dan gratis di faskes terdekat hingga dinyatakan sembuh total. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....