Penyebab Mata Lelah saat Menatap Layar

  • 31 Mei 2026 05:52 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID., Surakarta - Mata cepat lelah saat menatap layar menjadi keluhan umum di era digital. Kondisi ini dikenal sebagai digital eye strain atau computer vision syndrome.

Gejala meliputi mata kering, perih, hingga pandangan kabur setelah penggunaan gawai berkepanjangan. Fenomena ini semakin meningkat seiring penggunaan smartphone dan komputer dalam aktivitas kerja maupun belajar.

Menurut berbagai studi, penyebab utama kondisi ini adalah paparan cahaya biru dari layar digital serta berkurangnya frekuensi berkedip saat fokus menatap layar. Hal ini membuat permukaan mata lebih cepat kering dan memicu ketegangan otot mata.

Penelitian Universitas Indonesia yang dipublikasikan dalam Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia tahun 2023 oleh Dr. Andika Pratama menunjukkan bahwa penggunaan gawai lebih dari empat jam per hari meningkatkan risiko kelelahan mata hingga 65 persen pada mahasiswa. Studi tersebut juga menekankan pentingnya aturan 20-20-20 untuk mengurangi ketegangan visual.

Studi dari Universitas Gadjah Mada yang dimuat dalam Berkala Ilmu Kedokteran tahun 2022 oleh Prof. Budi Santoso menemukan bahwa pencahayaan ruangan yang buruk dan posisi layar yang terlalu dekat turut memperburuk gejala mata lelah. Temuan ini memperkuat pentingnya ergonomi kerja saat menggunakan perangkat digital.

Untuk mengurangi risiko, ahli kesehatan menyarankan istirahat mata secara berkala, mengatur pencahayaan, dan menjaga jarak pandang yang ideal dari layar. Dengan kebiasaan yang tepat, kesehatan mata dapat tetap terjaga meski aktivitas digital terus meningkat.

kebiasaan menatap layar dalam ruangan gelap juga mempercepat kelelahan mata karena kontras cahaya yang terlalu tinggi. Oleh karena itu, pengaturan waktu penggunaan gawai menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan penglihatan. (Arifin)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....