Sinergi Aksi Tuntaskan TB

  • 11 Mei 2026 18:22 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Penyakit tuberkulosis atau TBC masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Penyakit ini bukan hanya persoalan medis saja, tetapi juga menyangkut kesadaran, kepedulian,edukasi, hingga kolaborasi banyak pihak.

Penanganan TBC ini tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, komunitas, media, hingga masyarakat agar upaya pencegahan dan pengobatan ini bisa berjalan maksimal.

“Di tahun ini kita sudah menemukan 613 kasus sampai dengan April 2026, “ ujar Agus Hufron, S.Kep - Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular DKK Surakarta di Obrolan Siang RRI Surakarta Jumat 8 Mei 2026 pk.10.00 Wib.

Artinya masih banyak sebenarnya yang belum bisa di temukan dan belum diobati. Sehingga nanti diharapkan perannya semua tidak hanya di layanan kesehatan.

Penyakit TB ini disebabkan oleh kuman yang namanya mikobacterium tuberkulosis. Kuman ini tahan asam, mampu tahan hidup lama dilingkungan. Jadi walaupun sudah keluar dari tubuh, masih hidup dan itu bisa berpotensi menular

Pentingnya Kesadaran tentang TB masih menjadi masalah kesehatan serius. Banyak penderita terlambat diperiksa karena kurang pengetahuan atau takut stigma.

"Edukasi masyarakat sangat diperlukan agar gejala TB dikenali sejak dini. Sedangkan ciri-ciri orang yang menderita atau gejala dari TBC ini sendiri, Batuk lebih dari 2 minggu , Demam dan berkeringat di malam hari ,berat badan menurun,nafsu makan berkurang dan mudah Lelah, " katanya.

Pencegahan TB sendiri bisa dilakukan oleh Masyarakat dari awal yakni dengan Menjaga pola hidup sehat Menggunakan masker saat sakit Menutup mulut ketika batuk atau bersin, Menjaga ventilasi rumah dan Imunisasi BCG pada bayiTB dapat disembuhkan dengan pengobatan teratur selama minimal 6 bulan. Penderita harus disiplin minum obat agar tidak terjadi TB resistan obat.

langkah atau aksi yang dilakukan pemerintah dalam mensosialisasikan atau memberikan informasi yang lengkap bagaimana bisa menghentikan kasus TBC, pemerintah sudah mencanangkan eliminasi TBC di tahun 2030 nanti dengan sinergi dari berbagai pihak Pemerintah menyediakan layanan kesehatan dalam penanggulangan TB.

Selain itu, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan dan pendampingan pasien. Masyarakat membantu mengurangi stigma dan mendukung pasien. Keluarga memberi dukungan selama proses pengobatan.

( Syurie Ariandani )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....