Makan Malam terlalu Larut Picu Resiko Penyakit
- 30 Apr 2026 18:58 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Kebiasaan makan larut malam kembali menjadi sorotan setelah ilmuwan menemukan kaitannya dengan kenaikan berat badan dan diabetes. Temuan ini berasal dari penelitian panjang yang dipimpin Dr. Joseph Bass dari Northwestern University dan dipublikasikan dalam jurnal Science.
Dalam video youtube dari Northwestern Univ. Feinberg School of Medicine, Dr. Joseph Bass menjelaskan bahwa tubuh manusia memiliki “jam biologis” atau ritme sirkadian yang mengatur kapan waktu terbaik untuk makan, tidur, dan beraktivitas. Ketika pola makan tidak selaras dengan jam biologis, misalnya makan di waktu yang seharusnya digunakan untuk istirahat, tubuh menjadi lebih mudah mengalami gangguan metabolisme.
| Baca juga: Tanda-tanda Tubuh sedang Mengalami Stres |
“Ketika makan dilakukan di waktu yang salah, tubuh cenderung menyimpan lebih banyak energi sebagai lemak dibandingkan membakarnya,” ujar Bass dalam penjelasannya. Ia menambahkan bahwa kondisi ini bisa memicu peningkatan berat badan meski jumlah kalori yang dikonsumsi sama.
Penelitian yang dilakukan menggunakan model hewan menunjukkan bahwa makan pada malam hari, saat tubuh seharusnya beristirahat, menyebabkan peningkatan berat badan lebih tinggi dibandingkan makan di siang hari. Hal ini terjadi karena kemampuan tubuh dalam membakar energi berbeda tergantung waktu.
Lebih lanjut, Bass mengungkapkan bahwa gangguan pada ritme sirkadian juga berpengaruh pada produksi insulin. Ketidakseimbangan ini dapat meningkatkan risiko Diabetes, karena tubuh tidak mampu mengelola kadar gula darah dengan optimal.
Temuan ini juga menjelaskan mengapa pola makan modern, seperti kebiasaan ngemil tengah malam atau makan tidak teratur, dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Tidak hanya jumlah makanan, tetapi waktu makan menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan metabolisme.
Oleh karena itu, peneliti menekankan pentingnya menjaga pola makan yang selaras dengan jam biologis tubuh, seperti menghindari makan terlalu larut malam dan memberi jeda waktu cukup sebelum tidur.
Dengan demikian, menjaga waktu makan sama pentingnya dengan memilih jenis makanan. Kebiasaan sederhana ini dinilai dapat membantu menurunkan risiko obesitas dan penyakit metabolik di masa depan (Hil)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....