Tanda-tanda Tubuh sedang Mengalami Stres

  • 31 Mei 2026 11:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID., Surakarta - Stres menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan modern. Tekanan pekerjaan, tuntutan ekonomi, hingga masalah pribadi sering kali membuat seseorang berada dalam kondisi tertekan dalam waktu lama. Jika tidak ditangani, stres berlebihan dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.

Salah satu tanda paling umum ketika tubuh mengalami stres berlebihan adalah gangguan tidur. Seseorang cenderung sulit terlelap, sering terbangun di malam hari, atau justru merasa tidak segar meski sudah tidur cukup. Kondisi ini terjadi karena tubuh terus berada dalam keadaan waspada akibat meningkatnya hormon stres.

Selain itu, tubuh juga dapat memberikan sinyal berupa sakit kepala yang muncul berulang. Ketegangan pada otot leher dan bahu sering menjadi pemicu keluhan tersebut. Dalam banyak kasus, rasa nyeri muncul tanpa penyebab medis yang jelas.

Perubahan pola makan juga patut diwaspadai. Sebagian orang kehilangan nafsu makan ketika stres, sementara lainnya justru makan secara berlebihan sebagai bentuk pelampiasan emosional. Akibatnya, berat badan dapat mengalami perubahan secara drastis dalam waktu singkat.

Tanda lain yang kerap muncul adalah mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Aktivitas yang biasanya terasa ringan mendadak menjadi lebih berat untuk dilakukan. Pikiran juga cenderung sulit fokus karena energi mental terkuras oleh tekanan yang terus-menerus.

Gejala stres berlebihan tidak hanya menyerang kondisi psikologis, tetapi juga berdampak pada fisik. Penelitian yang dilakukan Sugiarti Musabiq dan Isqi Karimah dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dalam jurnal Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi tahun 2018 menemukan bahwa stres memiliki dampak terbesar terhadap aspek fisik dengan persentase mencapai 32 persen. Temuan tersebut menunjukkan bahwa tekanan psikologis dapat memunculkan berbagai keluhan tubuh yang nyata.

Penelitian lain berjudul Reaksi Stres Akademis Mahasiswa Keperawatan dengan Sistem Belajar Blok di Fakultas Keperawatan X Bandung yang ditulis Idauli Simbolon dari Universitas Advent Indonesia dan diterbitkan dalam Jurnal Skolastik Keperawatan pada 2015 menyebutkan bahwa gejala stres sering muncul dalam bentuk keluhan fisik, emosional, dan perubahan perilaku. Gejala tersebut menjadi sinyal awal yang tidak boleh diabaikan.

Para ahli mengingatkan bahwa mengenali tanda-tanda stres sejak dini merupakan langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih serius. Ketika gejala mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan tenaga profesional dapat menjadi pilihan yang tepat. Menjaga pola hidup sehat, berolahraga, dan meluangkan waktu untuk beristirahat juga menjadi cara sederhana untuk membantu tubuh kembali seimbang. (Arifin)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....