Makan Cepat vs Pelan: Mana yang Lebih Sehat

  • 29 Apr 2026 20:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta — Kebiasaan makan cepat kerap dianggap sepele, padahal berdampak pada kesehatan. Sejumlah penelitian menunjukkan, cara makan bisa memengaruhi risiko gangguan metabolik, bukan hanya jenis makanan yang dikonsumsi.

Kajian ilmiah Association Between Eating Speed and Metabolic Syndrome: A Systematic Review and Meta-Analysis menemukan, semakin cepat seseorang makan, semakin tinggi risiko mengalami Metabolic Syndrome. Risiko ini mencakup obesitas sentral, tekanan darah tinggi, hingga gangguan kadar gula dan lemak dalam darah.

Penelitian yang melibatkan lebih dari 400 ribu responden tersebut menunjukkan kelompok dengan kebiasaan makan cepat memiliki kecenderungan lebih besar mengalami obesitas perut dan peningkatan trigliserida. Kondisi ini menjadi faktor utama penyakit kronis seperti Type 2 Diabetes dan penyakit jantung.

Secara fisiologis, makan terlalu cepat membuat tubuh kesulitan mengenali rasa kenyang. Otak membutuhkan waktu untuk menerima sinyal dari lambung bahwa tubuh sudah cukup makan.

Ketika makanan dikonsumsi terlalu cepat, sinyal ini terlambat diterima, sehingga seseorang cenderung makan lebih banyak dari yang dibutuhkan. Akibatnya, asupan kalori menjadi berlebih dan meningkatkan risiko obesitas, terutama obesitas sentral.

Sebaliknya, makan lebih pelan membantu tubuh mengenali rasa kenyang dengan lebih baik. Kebiasaan ini juga terbukti menurunkan asupan energi, memperbaiki metabolisme, dan membantu menjaga berat badan tetap ideal.

Data kesehatan global dari World Health Organization menunjukkan peningkatan kasus obesitas dalam beberapa dekade terakhir. Salah satunya dipengaruhi pola makan tidak sehat, termasuk kebiasaan makan terburu-buru. Para peneliti menyarankan perubahan sederhana seperti memperlambat tempo makan, mengunyah lebih lama, dan tidak makan sambil distraksi dapat menjadi langkah efektif mencegah sindrom metabolik.

Dengan demikian, bukan hanya apa yang dimakan, tetapi bagaimana cara makan menjadi kunci menjaga kesehatan. (Hil)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....