Lutut Kaku, Penyebab dan Cara Mengatasinya
- 25 Apr 2026 00:36 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Keluhan lutut kaku setelah mengalami cedera menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami masyarakat. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak ditangani secara optimal sejak awal.
“Lutut kaku pasca cedera umumnya disebabkan oleh peradangan, kekakuan sendi, atau terbatasnya pergerakan akibat proses penyembuhan yang tidak maksimal,” ujar dr. Muhammad Riyadli, Sp.OT(K) dari Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. Soeharso Surakarta dalam program Obrolan Siang (OBSI) di RRI Surakarta, Jumat 24 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa cedera pada lutut dapat melibatkan berbagai struktur seperti ligamen, tulang rawan, maupun otot di sekitar sendi. Jika tidak dilakukan penangan dengan baik, kondisi ini dapat berlanjut menjadi kekakuan kronis.
Menurutnya, penanganan awal sangat menentukan proses pemulihan. Penanganan dapat berupa istirahat, kompres dingin, terapi obat, hingga fisioterapi untuk mengembalikan fungsi gerak sendi secara bertahap.
Selain itu, pasien juga dianjurkan untuk tidak terlalu lama membiarkan lutut dalam kondisi tidak digerakkan, karena dapat memperparah kekakuan. Latihan ringan yang terarah menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.
Dalam sesi interaktif, seorang pendengar bernama Puput di Nusukan menyampaikan keluhan terkait lutut yang sering terasa linu terutama saat berdiri dari posisi jongkok atau duduk. Menanggapi hal tersebut, dr. Riyadli menjelaskan bahwa kondisi tersebut bisa berkaitan dengan pengapuran sendi atau osteoartritis, yang dipengaruhi oleh faktor usia maupun aktivitas sehari-hari.
“Keluhan linu pada lutut tanpa riwayat cedera bisa menjadi tanda awal pengapuran sendi, terutama jika sering muncul saat perubahan posisi. Hal ini perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa gaya hidup aktif namun tetap terkontrol, menjaga berat badan, serta melakukan olahraga yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan sendi lutut. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mengabaikan keluhan ringan pada lutut, karena jika dibiarkan dapat berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan sendi serta melakukan penanganan yang tepat jika mengalami cedera maupun keluhan pada lutut.Dengan penanganan medis yang tepat dan kesadaran akan pentingnya perawatan sendi, risiko lutut kaku dan gangguan mobilitas dapat diminimalkan, sehingga kualitas hidup tetap terjaga. (Mariana Intan)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....