Cek Label Gizi Jadi Lebih Mudah

  • 18 Apr 2026 21:25 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kementerian Kesehatan kini meluncurkan Nutri Level pada makanan siap saji, khususnya minuman manis, sebagai langkah untuk mengurangi asupan gula, garam, dan lemak berlebihan yang dapat memengaruhi kesehatan. Menurut informasi dari @KemenkesRi, Anda dapat dengan cepat mengetahui kualitas gizi produk hanya dengan melihat indikator A sampai D pada kemasannya, tanpa harus membaca informasi yang panjang. Metode ini membuat proses pemilihan menjadi lebih cepat dan lebih sadar.

Menurut informasi dari situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kebijakan ini diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01. 07/MENKES/301/2026 yang dirilis pada 14 April 2026. Aturan ini mengharuskan adanya label gizi bernama “Nutri-Level” pada pangan siap saji, terutama minuman manis yang dihasilkan oleh perusahaan besar.

Ini bukanlah langkah yang diambil tanpa alasan atau tiba-tiba saja muncul. Konsumsi berlebihan gula, garam, dan lemak (GGL) selama ini menjadi salah satu penyebab utama berbagai penyakit yang tidak menular, seperti obesitas dan diabetes tipe 2. Bahkan, biaya kesehatan yang berkaitan dengan penyakit akibat GGL telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Nutri-Level adalah sistem pelabelan gizi berbasis tingkat yang dibuat untuk membantu masyarakat memahami dengan cepat kandungan nutrisi dalam makanan atau minuman. Sistem ini menggunakan empat kategori utama, yakni A hingga D, yang masing-masing dilengkapi dengan kode warna.

Level A ditandai dengan warna hijau tua, yang menunjukkan produk dengan kandungan GGL terendah. Level B ditandai dengan hijau muda, Level C menggunakan warna kuning, sedangkan Level D ditunjukkan dengan warna merah sebagai tanda bahwa produk tersebut memiliki kadar GGL tertinggi.

Secara umum, semakin dekat produk ke Level A, semakin baik kualitasnya dalam hal kandungan gula, garam, dan lemak. Sebaliknya, Level D berfungsi sebagai peringatan visual bagi konsumen bahwa produk tersebut memiliki kadar GGL yang tinggi.

Yang lebih menarik, sistem ini tidak hanya terpasang di kemasan, tetapi juga dapat muncul di berbagai media informasi seperti menu restoran, aplikasi pemesanan online, hingga brosur promosi. Dengan cara ini, konsumen dapat langsung mempertimbangkan pilihan mereka sebelum melakukan pembelian.

( Syurie Ariandani )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....