Klaten KLB Campak, 53 Ribu Anak Menjadi Sasaran ORI

  • 28 Mar 2026 13:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten gencar memberikan vaksinasi kepada anak berumur sembilan bulan sampai 59 bulan untuk pencegahan penularan penyakit campak. Sebelumnya wilayah ini ditemukan kasus campak dan menjadikan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Pemberian vaksin tersebut dilakukan dengan mendatangi setiap desa. Dinas juga mengerahkan tim medis dan para kader kesehatan.

Bidan Desa Ngering Kecamatan Jogonalan Exga Deztia mengatakan Puskesmas Jogonalan menggelar pemberian vaksin atau campak Ori terhadap balita ditempat itu. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kasus campak diwilayah.

"Kita dari Puskesmas Jogonalan satu dan saya sendiri Bidan Desa Ngering kita melakukan campak Ori dari usia sembilan bulan sampai 59 bulan tanpa memandang imunisasi sebelumnya. Karena untuk mengantisipasi terjadinya KLB Campak," kata Bidan Desa Ngering Exga Deztia, Sabtu 28 Maret 2026.

Dikatakan di Desa Ngering yang menjadi sasaran campak ORI kurang lebih seratus anak. Jika belum terpenuhi dari sasaran tersebut petugas akan mendatangi kerumah warga.

Nita salah seorang ibu balita mengatakan merasa khawatir dengan adanya informasi kasus campak di Klaten sehingga mendatang Balai Desa untuk mendapatkan vaksin campak bagi anaknya. Dengan pemberian vaksin tersebut anaknya memiliki daya tahan dan terhindar penyakit campak.

"Sempat ada khawatir karena sempat ada berita tentang campak yang menyebar cepat menulari anak-anak juga.Harapnnya untuk lebih menjaga daya tahan tubuh anak," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten Anggit Budiarto kepada wartawan mengatakan di Klaten telah ditemukan empat kasus campak sehingga menjadikan kejadian luar biasa. Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten kini gencar melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) campak.

"Sasaran 53 ribu anak berumur sembilan bulan sampai 59 bulan," katanya. Adam Sutanto

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....