TBC Tulang Belakang: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
- 31 Jan 2026 20:26 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Infeksi Tuberkulosis (TBC) masih menjadi permasalahan global. Saat ini Indonesia menempati peringkat ketiga jumlah kasus TBC di dunia di bawah India dan China. TBC tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menginfeksi tulang belakang (Spondilitis Tb).
Dokter Rumah Sakit Ortopedi Prof dr. Soeharso Surakarta, dr. Eko Perdana Putra mengatakan setiap ada kasus TBC baru per tahun setidaknya 5% diantaranya TBC tulang belakang. TBC tulang belakang bermula dari kuman TBC masuk memlaui saluran pernapasan dan masuk ke pembuluh darah lalu berdiam di tulang belakang.
Kuman itu bisa menyebabkan kerusakan tulang belakang karena terbentuk kantung nanah akibat infeksi. Penularan TBC tulang belakang berawal tertular dari droplet udara pasien dewasa TBC paru aktif.
Pasien anak dan pasien desawa TBC paru non aktif tidak bisa menularkan kuman TBC. “Kumannya berdiam lalu beranak pinak sampai suatu saat jumlahnya cukup kuat untuk menyebabkan infeksi. Setelah terinfeksi barulah muncul gejalanya,” katanya.
Berbeda dengan gejala infeksi TBC paru yang merasakan deman, berat badan turun dan keringat malam, TBC tulang belakang akan mengalami nyeri di bagian tulang belakang. Infeksi TBC tulang belakang bisa menyebabkan kelumpuhan.
“Bila ada pasien datang dengan ciri-ciri TBC, lalu dilakukan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan darah, cek PCR, dan MRI,” ungkap dr. Eko.
Pengobatan TBC tulang balakang tidak selalu berakhir dengan operasi, penyembuhannya bisa menggunakan obat terapi anti Tuberkolosis. Pengobatannya selama 9-12 bulan secara rutin sampai dinyatakan sembuh.
Operasi dilakukan bila ada saraf yang tertekan, kerusakan tulang belakang dan terjadi kelumpuhan. Ia berpesan setiap individu harus menjaga kebugaran tubuh masing-masing agar tidak mudah terinfeksi kuman TBC.
Selalu menjaga kesehatan mental dan memberi motivasi untuk penderita TBC agar menyelesaikan terapi pengobatan hingga tuntas. Serta segera periksa ke dokter bila merasakan gejala TBC tulang belakang agar tidak terlambat. (Nuri)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....