Menghirup "Whipping" Jadi Tren, Bahaya N₂O Mengintai Remaja
- 31 Jan 2026 17:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID., Surakarta - Akhir-akhir ini, jagat media sosial dihebohkan kabar meninggalnya seorang selebgram muda Indonesia. Di lokasi kejadian, ditemukan tabung Whip Pink atau nangs yang sempat ramai menjadi perbincangan.
Menurut laman Direktorat Intelijen Obat dan Makanan Indonesia, Selasa, 27 Januari 2026, Whip Pink berisi gas nitrous oxide (N₂O). Gas ini aman digunakan di bidang medis dan pangan, tetapi bisa berbahaya bila disalahgunakan.
Fenomena menghirup N₂O atau “whipping” kini ramai dibicarakan di media sosial. Praktik ini dianggap mencari sensasi sesaat dan menimbulkan risiko serius bagi sistem saraf dan kesehatan.
Sebelumnya, Whip Pink sudah lebih dulu menjadi tren di dunia kuliner. Tabung merah muda ini digunakan oleh barista atuupun para pembuat bakery sebagai propelan krim kocok untuk membuat topping cantik pada minuman dan dessert kekinian. Popularitasnya di dunia kuliner berbeda dengan risiko rekreasionalnya.
Whip Pink berisi N₂O, gas tak berwarna dan tak berasa dengan kode pangan internasional E942. Dalam dunia medis, gas ini digunakan sebagai sedasi ringan dan analgesik, selalu disertai oksigen untuk mencegah hipoksia. Di industri pangan, fungsinya sebagai propelan dan stabilizer tekstur.
Saat dihirup, N₂O cepat masuk ke otak, menimbulkan rasa ringan, tenang, dan euforia. Survei Global Drug Survey 2021 mencatat N₂O sebagai zat rekreasional terpopuler ke-10 di dunia, setelah ganja, MDMA, kokain, dan ketamin.
Beberapa negara telah bereaksi. Inggris melarang penggunaan rekreasional N₂O. Belanda membatasi penggunaannya hanya untuk medis, riset, dan industri. Australia dan Prancis juga menerapkan pembatasan ketat, terutama untuk melindungi anak muda.
Di Indonesia, BPOM mengizinkan N₂O hanya untuk propelan pangan dan medis terbatas. Penggunaan di luar ketentuan, terutama untuk dihirup, tidak termasuk izin legal.
Selain itu, FDA menegaskan, menghirup N₂O dapat menyebabkan gangguan saraf, kelumpuhan, sesak napas, gangguan jiwa, hingga kematian. Produk ini beredar dengan berbagai merk dagang. Namun, terlepas dari apapun merknya, menghirup N₂O sangat berbahaya.
Berikut hal terpenting yang perlu diketahui:
- Menghirup N₂O dapat menyebabkan pusing, kesemutan, gangguan kandung kemih, hingga kerusakan sumsum tulang belakang dan otak.
- Whip Pink aman digunakan sebagai propelan krim kocok di dunia kuliner dan di bawah pengawasan medis.
- Penyalahgunaan gas ini untuk hiburan atau sensasi sesaat berisiko tinggi bagi kesehatan.
- Konsumen yang pernah menggunakan produk ini disarankan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
- Beberapa negara sudah melarang atau membatasi N₂O untuk mencegah dampak rekreasional.
(Dinar Rusydiana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....