Mengenal Twitter.now, Media Sosial Anyar Garapan Eks Twitter

  • 30 Agt 2026 21:31 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Sebuah platform jejaring sosial baru bernama Twitter.now resmi diperkenalkan oleh perusahaan rintisan bernama Operation Bluebird. Menariknya, tim pendiri startup ini melibatkan mantan penasihat hukum merek dagang Twitter, Stephen Coates.

Kehadiran platform baru ini memicu langkah hukum dari pemilik baru merek X Corp yang mengajukan gugatan ke pengadilan Delaware. Pihak X menuntut perintah penghentian peluncuran platform tersebut karena menggunakan nama yang menyerupai merek lamanya.

Namun, pihak Operation Bluebird memberikan argumen sanggahan terkait penggunaan nama tersebut pada petisi hukum mereka. Mereka menilai bahwa X Corp telah secara resmi melepas hak atas merek dagang seperti "Twitter" dan "Tweet" sejak melakukan rebranding.

Dilansir dari techcrunch.com, Stephen Coates menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud untuk menduplikat atau meniru platform Twitter versi lama. Pihaknya memanfaatkan momentum pensiunnya merek Twitter untuk membangun jejaring sosial baru yang mengedepankan transparansi dan kepercayaan pengguna.

Saat ini platform Twitter.now masih dalam tahap pengujian terbatas dengan biaya akses awal sebesar 20 dolar AS. Platform ini dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan bernama VERA yang berfungsi memeriksa klaim, menyertakan konteks, dan memberikan skor kepercayaan pada setiap unggahan.

Lewat sistem AI tersebut, pengguna memiliki kendali penuh untuk mengatur batas minimum skor kepercayaan konten yang muncul di umpan berita mereka. Pendekatan ini dihadirkan untuk menyaring informasi berorientasi manipulatif serta menekan penyebaran berita bohong.

Operation Bluebird optimistis bahwa integrasi teknologi VERA versi terbaru mampu menyelesaikan tantangan moderasi konten yang kerap dialami platform media sosial besar. Pengembangan teknologi ini diharapkan menciptakan ekosistem komunikasi digital yang lebih sehat dan terpercaya bagi publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....