UNS Dampingi Dosen Tingkatkan Kualitas Publikasi Ilmiah di tengah Tantangan AI
- 28 Jul 2026 02:52 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID., Surakarta - Di tengah tuntutan publikasi ilmiah yang terus meningkat, dosen menghadapi tantangan baru, mulai dari maraknya jurnal predator hingga penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang harus tetap mematuhi etika akademik. Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama Universitas Sragen (UNISSRA) menggelar workshop dan coaching clinic untuk memperkuat kemampuan dosen menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan bereputasi.
Ketua tim sekaligus pemateri dari UNS, Dr. Eng. Nugroho Agung Pambudi, M.Eng., mengatakan peningkatan kualitas publikasi tidak lagi hanya bergantung pada kemampuan menulis, tetapi juga pada ketepatan metode penelitian, pemilihan jurnal, dan penggunaan AI secara bertanggung jawab. "AI dapat membantu peneliti memperbaiki bahasa, memetakan literatur, dan menyusun kerangka awal. Namun, ketika semua orang menggunakan alat yang serupa, kualitas metode, ketepatan data, dan kontribusi ilmiah justru menjadi pembeda utama. AI harus digunakan secara transparan dan tidak boleh menggantikan tanggung jawab akademik penulis," ucapnya saat dihubungi RRI Surakarta, 25 Juli 2026.
Program dilaksanakan dalam dua tahap, yakni workshop pada 22 Juli 2026 dan coaching clinic pada 22 Agustus 2026. Kegiatan diikuti dosen dari berbagai program studi di lingkungan UNISSRA, meliputi Fakultas Informatika dan Kesehatan (FIKES), Fakultas Hukum, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Dalam workshop tersebut, peserta dibekali kemampuan mengenali kebaruan penelitian, memanfaatkan AI secara etis, serta memilih jurnal bereputasi internasional. Mereka juga memperoleh pemahaman mengenai risiko jurnal predator maupun jurnal yang telah dihentikan indeksasinya agar hasil penelitian tidak dipublikasikan pada media yang tidak kredibel.
Materi mengenai strategi memilih jurnal disampaikan Dr. Eng. Muhammad Kunta Biddinika, M.Eng. Peserta mempelajari cara menyesuaikan manuskrip dengan ruang lingkup jurnal, memeriksa status indeksasi melalui sumber resmi, memahami proses "peer review", hingga memanfaatkan basis data Scopus, Web of Science, dan berbagai "journal finder" untuk menentukan jurnal tujuan.
Rektor UNISSRA, Prof. Dr. Suharno, M.T., mengapresiasi kolaborasi tersebut karena memberikan pendampingan langsung kepada dosen dalam menyempurnakan artikel ilmiah. "Kolaborasi seperti ini memberikan ruang bagi dosen untuk belajar dari pengalaman akademik lintas institusi sekaligus memperoleh masukan langsung terhadap artikel yang sedang disusun. Kami berharap kegiatan ini mendorong lahirnya publikasi yang lebih berkualitas, berintegritas, dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat," katanya.
Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, terutama dalam mengidentifikasi kebaruan penelitian, memilih jurnal yang tepat, serta menghindari kesalahan dalam proses publikasi. Pendampingan kemudian dilanjutkan melalui coaching clinic dengan membahas draf artikel masing-masing peserta agar lebih siap diajukan ke jurnal bereputasi.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah publikasi dosen, tetapi juga memperkuat kualitas penelitian yang dihasilkan sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat. Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Dinar Rusydiana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....