Cara Unik Berbagai Negara Atasi Darurat Energi

  • 13 Jul 2026 00:17 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Berbagai bangsa di seluruh dunia menghadspi keadaan darurat serta krisis energi global dengan berbagai kebijakan inovatif. Seperti yang dikutip dari @kokbisa, inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi pemakaian bahan bakar serta beralih ke sumber alternatif yang lebih efisien.

Berikut beberapa pendekatan unik dari beberapa negara dalam menghadapi krisis energi:

  1. Filipina: Minyak Goreng dan Jam Kerja Fleksibel

Filipina mengumumkan keadaan darurat energi nasional akibat gangguan dalam rantai pasokan global. Negara ini mendorong pengoptimalan penggunaan kendaraan umum, membatasi jam kerja, serta sempat mempertimbangkan penggunaan minyak goreng sebagai bahan bakar alternatif.

  1. Peru: Beralih ke Gas Alam

Peru secara luas menggalakkan program untuk mengubah kendaraan dari Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi Gas Alam Terkompresi (CNG). Inisiatif ini dianggap sangat efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak mentah global.

  1. Sri Lanka: Berbagi Kendaraan

Untuk mengurangi penggunaan BBM yang sulit didapat dan mahal, masyarakat di Sri Lanka membentuk komunitas untuk berbagi tumpangan atau carpool. Satu kendaraan digunakan oleh beberapa orang yang memiliki tujuan yang sama.

  1. Vietnam: Kendaraan Listrik Kecil

Vietnam mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik kecil. Kebijakan ini secara signifikan menurunkan pemakaian BBM, terutama untuk transportasi jarak dekat di daerah perkotaan.

  1. Uni Eropa: Aturan Ketat untuk Efisiensi

Uni Eropa melakukan penilaian terhadap berbagai kemungkinan ekstrem termasuk pembatasan distribusi BBM serta mendorong budaya penghematan energi secara luas di berbagai sektor perkantoran dan rumah tangga.

Itulah beberapa pendekatan unik dari beberapa negara dalam menghadapi krisis energi. Semoga bermanfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....