Mahasiswa ISI Surakarta Sabet Juara Komik Strip Peksimida Jateng

  • 08 Jul 2026 16:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Surakarta, Nurul Haqi Septyaningrum, berhasil mengharumkan nama kampus setelah meraih Juara II Lomba Komik Strip pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026.

Prestasi tersebut diraih melalui karya komik strip berjudul "Mencari dan Menemukan Sesuatu Yang Tidak Biasa Dalam Batik" yang bersaing dengan karya dari 24 delegasi mahasiswa mewakili 24 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Jawa Tengah.

Kompetisi berlangsung di Kampus VI Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) pada Sabtu 4 Juli 2026 hingga Minggu 5 Juli 2026. Mengusung tema "Ceritaku Makna Untukmu", lomba menilai kesesuaian tema, kemampuan komunikasi visual, penguasaan teknik visualisasi, serta keunikan dan orisinalitas karya. Penjurian dilakukan oleh komikus nasional Bambang Tri Rahadian (Beng Rahadian), praktisi komik internasional Zulkarnaen Hasan Basri, dan ilustrator Wawan Priyanto.

Nurul menjelaskan komiknya mengangkat kisah seorang perempuan yang berniat berbuat curang dalam lomba batik dengan meminta bantuan orang sakti. Namun, tokoh tersebut justru memberikan nasihat yang mengubah cara pandang sang perempuan hingga menemukan makna baru dalam memahami dirinya.

Karya tersebut disusun menggunakan teknik komik digital semi full color melalui aplikasi Medibang Paint dengan format webtoon berukuran 800 piksel x 20.000 piksel. Dalam proses kreatifnya, Nurul mendapat pendampingan dari dosen Indriati Suci Pravitasari dan Rendya Adi Kurniawan.

Nurul mengaku pencapaian tersebut menjadi momen yang sangat berkesan setelah melalui berbagai kegagalan dalam mengikuti kompetisi.

"Sudah lama tidak merasakan euforia seperti ini. Pertama kali saya maba, saya mencoba seleksi internal Peksimida di kampus namun saya tidak lolos," ujarnya.

Ia mengatakan kegagalan itu tidak membuatnya berhenti mencoba. Berbagai pengalaman mengikuti lomba, termasuk karya yang tidak lolos dan tantangan dalam proses riset, justru menjadi bekal untuk menghasilkan karya terbaik pada Peksimida tahun ini.

"Dibalik hal tersebut, banyak motivasi dan dukungan yang selalu hadir dari teman, orang tua dan pihak lainnya sehingga saya bisa perlahan bangkit lagi," katanya.

Nurul berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya sekaligus memperkuat identitas budaya yang menjadi ciri khas ISI Surakarta.

"Harapan kedepannya melalui beragam kegiatan, ISI Surakarta bisa menjadi kampus yang mencetak banyak prestasi yang membanggakan serta menonjolkan karakter berbudayanya yang ikonik," ucapnya.

Pada ajang tersebut, Juara I diraih Davin Arya Nirwanda dari Universitas Sebelas Maret (UNS), sedangkan Juara III diraih Deva Destianto dari UPGRIS. Adapun Harapan I diraih Tabaza Zahwa Khozein dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Harapan II Mawa Ziorahman Kuntoro dari Universitas Diponegoro (Undip), dan Harapan III Taoya Milati Nabila dari Universitas Tidar (Untidar). (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....