Dukung Indonesia Asri, Pemkab Karanganyar Gelar Aksi Bersih Serentak

  • 24 Feb 2026 22:10 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Aksi Bersih Sampah Serentak di seluruh instansi hingga tingkat desa dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Karanganyar ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan terkecil.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato, menegaskan bahwa gerakan ini melibatkan seluruh ASN, pemerintah desa, hingga sekolah-sekolah di wilayah Bumi Intanpari. Menariknya, sampah yang terkumpul dilarang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan wajib dikelola secara mandiri di masing-masing unit.

“Gerakan ini merupakan bagian dari aksi serentak secara nasional. Kami menggerakkan seluruh ASN, pemerintah desa, serta sekolah-sekolah untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan masing-masing secara bersamaan,” ujar Kurniadi Maulato saat membacakan amanat Bupati, Selasa 22 Februari 2026.

Kurniadi menekankan bahwa penyelesaian sampah di tingkat sumber menjadi kunci utama dalam mendukung program nasional Gerakan Indonesia Asri. Dengan tidak membuang sampah ke TPA, instansi diharapkan mampu memilah dan mengolah limbah secara terpadu demi keberlanjutan ekosistem lingkungan.

“Hasil pengumpulan sampah diselesaikan di masing-masing instansi atau unit pengelola sampah dan tidak dikirim ke TPA. Langkah ini bertujuan untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber,” ujar Sekda.

Komitmen Pemkab Karanganyar terhadap kebersihan lingkungan tidak hanya berhenti pada seremoni HPSN semata. Pemerintah daerah berencana mematenkan kegiatan kerja bakti ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam sepekan sebelum memulai aktivitas kantor.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat melalui kerja bakti dan kegiatan kebersihan di lingkungan masing-masing,” kata Kurniadi.

Melalui aksi serentak ini, diharapkan tumbuh semangat gotong royong yang lebih kuat di tengah masyarakat Karanganyar. Penuntasan persoalan sampah dinilai tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, namun memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan warga secara berkelanjutan.

“Diharapkan tumbuh semangat dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat dalam menuntaskan persoalan sampah secara terpadu dan berkelanjutan. Ini adalah bentuk nyata dukungan kita mewujudkan Indonesia bebas sampah,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....