Jelang Ramadan Pemkab Karanganyar Jamin Stok Bahan Pokok Aman

  • 17 Feb 2026 17:53 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026. Berdasarkan pantauan langsung ke sejumlah pasar tradisional, stok pangan di wilayah Bumi Intanpari dipastikan mencukupi kebutuhan warga tanpa adanya kendala distribusi.

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, menyatakan pihaknya bersama jajaran terkait telah melakukan inspeksi mendalam untuk memastikan rantai pasok tetap terjaga. Penjaminan stok ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran masyarakat terhadap kelangkaan barang pokok saat permintaan pasar mulai meningkat.

"Beberapa waktu yang lalu masih dalam batas aman dan clear semuanya. Pak Bupati juga konsen terkait ini untuk memastikan ketersediaan pasokan itu jelas. Insyaallah semuanya clear karena secara masukan bahan pokok semuanya kita sudah mulai berdaya," ujar Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana.

Selain itu, Adhe memberikan peringatan keras kepada para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang pokok. Pedagang diimbau untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjaga stabilitas harga demi kelancaran momentum keagamaan tahun ini.

“Pesan saya adalah kita akan merayakan hari kemenangan dan menjalankan puasa, maka pedagang saya mohon untuk tidak menaikkan harga dan juga jangan menimbun, biar pasokannya tetap terjaga,” ucap Adhe.

Sejalan dengan arahan tersebut, Tim Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Pangan Kabupaten Karanganyar juga telah melakukan monitoring intensif di Pasar Jungke. Tim yang terdiri dari Satreskrim Polres Karanganyar, Dispertan PP, Disdagperinaker, Bagian Perekonomian, dan Bulog ini memastikan mayoritas harga beras masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Tercatat harga beras medium berada di angka Rp 13.000/kg, beras premium Rp 14.500/kg, dan beras SPHP Rp 11.500/kg. Sementara itu, Minyakita dijual sesuai HET yakni Rp 15.700/liter. Meski demikian, tim mencatat adanya lonjakan pada komoditas daging ayam yang mencapai Rp 40.000/kg serta cabai rawit merah yang kembali naik ke angka Rp 90.000/kg menjelang Ramadan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispertan Karanganyar, Budi Sutrisno, menambahkan bahwa selain harga, pihaknya juga fokus pada keamanan pangan. Hasil uji rapid test menunjukkan daging ayam dan ikan segar negatif formalin, namun masyarakat diimbau waspada terhadap residu pestisida pada sayuran.

"Untuk mengurangi cemaran pestisida pada sayuran, cuci dengan air mengalir sebelum dikonsumsi. Dari sisi budidaya, kami terus mendorong petani untuk bijak dalam menggunakan pestisida, terutama saat menjelang panen," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....